FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mangrove Gegara Menyan Jadi Wisata Andalan di Subang Pantura

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Selain alam pegunungan di wilayah Selatan, Kabupaten Subang juga mempunyai daya tarik potensi wisata di wilayah utara. Salah satunya Wisata Mangrove Gegara Menyan di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Subang.

Namun begitu, Pulau Gagara Menyan ini tak bisa disinggahi setiap saat sepanjang tahun karena sangat tergantung kondisi cuaca. Pada waktu-waktu tertentu pulau ini bisa muncul dan hilang. Saat musim rob, hampir dipastikan pulau itu tertutup air laut.

Pulau itu memiliki daya pikat bagi para pencinta petualangan. Dalam perjalanan menuju pulau itu, terlebih dahulu menyusuri hutan mangrove menggunakan perahu. Sansasi "digoyang" ombak yang bisa memacu adrenalin dalam perjalan menuju "Pulau" Gegara Menyan di perairan pantai utara Subang.

BERITA LAINNYA:

4 Tips Berwisata Hemat Biaya di Era New Normal

Catat! Ini 7 Objek Wisata Terhits di Majalengka

12 Obyek Wisata di Subang Yang Alami dan Indah



Hal menarik lainnya dari wisata ke Gegara Menyan adalah hutan mangrove kali Kamal. Ketika menuju pulau Gegara Menyan, para pengunjung harus menggunakan perahu sekira 20 menit melalui kali Kamal dimana di kiri dan kanannya berupa hutan mangrove. Dalam perjalanan menuju pulau, wisatawan juga akan melewati makom Dewi Candrawulan yang dikeramatkan warga.

Untuk menjangkau lokasi Wisata ini, dari Pamanukan, melintas jalan nasional pantura Subang ke arah Jakarta. Lalu berhenti di sekitar Rumah Makan Markoni, Sukasari. Di sebelah utara ada jalan masuk hingga ke Balai Desa Anggasari.

Akses jalan relatif bagus, walaupun di beberapa lokasi masih ada yang rusak. Tak jauh dari balai desa ada sungai besar dan dari sanalah perjalanan dimulai dengan menggunakan perahu nelayan milik warga setempat.

Bupati Subang, H Ruhimat mengatakan, Wisata Pulau Gegara Menyan ini bakal menjadi wisata andalan di daerah Subang Utara. Ini dikatakan Bupati setelah melakukan peninjauan ke lokasi itu dengan perahu mesin dengan menyusuri hutan mangrove

"Kita mengajak agar masyarakat dapat menjaga bersama-sama hutan mangrove dan mengelola objek wisata agar lebih baik lagi. Mengingat Wisata Mangrove Gegara Menyan dapat menjadi objek wisata andalan di wilayah pantura di masa yang akan datang," kata Bupati Subang.

Bupati menjelaskan kehadiran hutan mangrove dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai. Selain itu, peran penting hutan Mangrove,yakni melindungi pantai dan tebing sungai dari kerusakan, seperti erosi dan abrasi

Secara fisik, hutan mangrove akan menjaga garis pantai dari erosi dan intrusi laut, menahan lumpur, pengendali banjir serta mengurangi resiko terjadinya tsunami. Sedangkan secara biologis bisa menjadi tempat bagi habitat laut untuk berkembang biak seperti ikan, kepiting maupun sarang bagi burung-burung laut serta menghasilkan oksigen dan penyerap CO2.

"Pemandangannya unik karena bisa melihat empat sudut pandang berbeda. Ke arah selatan berupa sabuk hijau daratan dengan hutan mangrove dan tiga sisi lainnya, ke timur dan barat serta utara berupa laut lepas," terang Bupati mengilustrasikan keindahan sepanjang perjalanan di atas air.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ada Jasad WNI Ditemukan Dalam Koper di Arab Saudi https://t.co/vd7t3UY0Ok
Hallo Desember!, Inilah Quotes Tentang Bulan Desember https://t.co/WpSP2fuIYL
Catat!, Ini Caranya Agar HP Android Anda Aman dari Serangan Saiber https://t.co/civ8kjvM8o
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter