FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sepak Terjang dr Jan Rudi, Kandidat Kepala Dinkes Subang

Indeks Artikel

SUBANG, TINTAHIJAU.com - dr Jan Rudi Iskandar menjadi salah seorang dari tiga kandidat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang.

Dari hasil open bidding, selain dr Jan Rudi ada nama dr Maxi dan dr dr Meity Damayanti. Saat ini dr Jan Rudi menjabat sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes, dr Maxi menjabat Kabid P2P Dinkes dan de Meity Sekretaris Dinkes.

Secara popularitas, nama Jan Rudi lebih cenderung redup dibanding dua kompetitor lainnya. Maklum saja, dr Maxi juga menjabat Jubir Satgas Covid dan dr Meity sebagai Plt Kepala Dinkes.

Sementara nama dr Jan Rudi, lebih akrab di internal Dinkes dan atau Puskesmas di Kabupaten Subang. Lalu, seperti apa sepak terjang dr Jan Rudi?

dr Jan Rudi mengawali karir PNS di Pemkab Subang diawali pada 2001 dengan bertugas di Puskesmas Purwadadi. Pada 2003 hingga 2009 dia dipindahkan ke Puskesmas Pabuaran, dan pada 2012 bertugas di Puskesmas Ciasem, dan kembali berlabuh di Puskesmas Purwadai,

"Jadi sekitar 13 tahun saya bertugas di Puskesmas. Baru tahun 2014 masuk ke RSUD, dan 2018 ke Dinas Kesehatan. Sempat ke Dinas PPKBP3A sekitar empat bulanan," kata dr Jan

Tidak lama bertugas di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, dr Jan kembali lagi ke Dinkes sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat.

 

dr Jan Dianugrahi Sebagai Dokter Teladan... Lanjut....



Dia bercerita, saat tugas di Puskesmas Pabuaran pada 2004 lalu, dr Jan sempat menyandang predikat Dokter Teladan di Jawa Barat. Penghargaan ini diberikan kepada dr Jan untuk kiprahnya diantaranya mengedukasi masyarakat pentingnya kesehatan.

"Sebagai Dokter Puskesmas, saya memberikan warna, seperti bagaimana kita bisa memberikan atau minimal merubah prilaku masyarakat, mau datang ke posyandu, dari sisi pelayanan bisa koordinasi dengan lintas sektor bersama Kepala Puskesmas," paparnya.

Lebih jauh, selama menjabat sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Subang, dr Jan menklaim sudah berhasil terhadap tiga permasalahan kesehatan di masyarakat. Misalnya, menekan angka buang air besar sembarang, menekan jumlah stunting, dan menekan jumlah kematian ibu dan anak saat melahirkan.
"Jadi apa yang sudah saya lakukan, tidak kelihatan, tidak nampak jelas di masyarakat. Karena barometer kita adalah angka-angka persentase," terangnya

Lama berkecimpung pada isue kesehatan masyarakat dari mulai di Puskesmas hingga di Dinkes, dr Jan yang masuk dalam tiga besar kandidat Kepala Dinas Kesehatan memberanikan untuk maju dan ikut serta dalam open bidding mengisi kekosongan kursi Kepala Dinkes Subang.

Ada dua program unggulan yang disiapkan dr Jan jika nanti dia terpilih sebagai Kepala Dinas Keehatan. Program itu di luar strategi dalam penanganan dan pencegahan kasus Covid-19 di Kabupaten Subang yang terus meningkat.

Kedua program tersebut adalah masalah peningkatan etos kerja dan optimalisasi anggaran untuk masalah kesehatan termasuk turun ke bawah menyapa dan menerima aspirasi dari level bawah

Strategi dr Jan Jika Jadi Kepala Dinkes... lanjut..


dr Jan mengatakan, ke depan peran Puskesmas harus lebih berdaya lagi. Sehingga, pasien bisa ditangani di tingkat Puskesmas atau tidak lagi dirujuk ke Rumah Sakit.

Ini bisa dilakukan dengan penguatan fasiitas kesehatan dan peningkatan etos kerja di Puskemas. "Puskesmas harus lebih berdaya dari sekarng. Selain penguatan pada fasilitas kesehatan, etos kerja harus diperkuat dan ditingkatkan," jelasnya

"Kesadaran tupoksi yang harus lebih ditingkatkan, pemahaman tupoksi ini harus disebarkan, jadi ke depan masing-masing memahami perannya, ini selain sarana," ibuhnya

Kedua masalah anggaran harus lebih dioptimalkan. Dia menjelaskan, di luar anggaran yang sudah dijatah di APBD, masalah kesehatan di tingkat Desa bisa diback up di level desa.

"Kita harus perkuat kolaborasi dengan pihak lain, dalam pengelolaan dana untuk kesehatan. Misalnya Dana Desa penggunaan untuk bidang kesehatan belum dimaksimalkan,' jelasnya.

Hal lain yang bakal dilakukan jika dirinya menjadi Kepala Dinkes adalah sering turun ke lapangan untuk memantau dan menangkap aspirasi baik di tinkgat warga maupun di Puskesmas. Mendengar langsung aspirasi atau keluhan di tingkat bawah menjadi modal besar dalam pemebnahan dan perbaikan terkait layanan kesehatan


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Satlantas Polres Majalengka Buru Pemotor Knalpot Brong https://t.co/vGZ325FrM2
Wabup Subang Apreisasi Pembangunan Zona Intergritas BPS https://t.co/P4iMwvCjrZ
Pemprov Jabar Kembangkan Ekosistem Peternakan https://t.co/krsZu9ldAN
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter