Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Selasa, 21 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
PKS Siapkan 5 Nama untuk Pilkada Subang PKS Siapkan 5 Nama untuk Pilkada Subang TINJAU SUBANG- Seperti tidak mau kalah dengan partai lain, P...
2 Paslon Bupati Subang Perseorangan Belum Aman 2 Paslon Bupati Subang Perseorangan Belum Aman TINJAU SUBANG- Sebanyak 2 dari 6 pasangan calon (paslon) per...
Diserang Hama, Hasil Panen Petani Subang Anjlok Diserang Hama, Hasil Panen Petani Subang Anjlok TINJAU SUBANG- Petani di Kabupaten Subang mengeluhkan anjlok...
Pesan Menkominfo pada Harkitnas di Subang Pesan Menkominfo pada Harkitnas di Subang TINJAU SUBANG- Apel peringatan hari Kebangkitan Nasional (Ha...
Belum Terima Anggaran,  Panwaslu Subang Galau Belum Terima Anggaran, Panwaslu Subang Galau TINJAU SUBANG- Anggaran panitia pengawas pemilu (Panwaslu) S...
Kiyai, PNS dan Anggota DPR Daftar Cabup Subang dari Demokrat Kiyai, PNS dan Anggota DPR Daftar Cabup Subang dari Demokrat TINJAU SUBANG- Sepekan membuka pendaftaran bakal calon Bupat...

Wisata Air Panas Ciater Digemari Turis Asing

TINJAU Ciater- Obyek wisata air panas Sariater, Ciater, Subang tidak hanya digemari oleh wisatawan domestik. Ratusan turis menjadikan wisata air panas, sebagai tujuan utama untuk melepas keoenatan rutinintas sehar-hari.

Dalam satu bulan, wisatawan asing yang datang ke wisata air panas terbesar di Jabar itu bisa sampai 1.000 orang. Mereka datang, diantaranya, dari Arab Saudi, Malaysia, Taiwan, Swiss, Perancis, Jerman dan negara lainnya.



"Yang terbanyak dari Malaysia dan Arab Saudi, dalam sebulan bisa 600 orang," ujar Public Relation Manager, Sariater, Yuki Azuania kepada TINTAHIJAU.com.

Sementara kunjungan wisatawan domestik, setiap pekannya antara 15 ribu sampai 20 ribu orang. Itu kalau di libur biasa. Jika pada saat long weekend, bisa tembus di angka 40 ribu.

Untuk memberi layanan terbaik kepada wisatawan yang datang, pihak Sariater terus mengalami pembenahan dan penambahan fasilitas. Seperti Perahu dayung, kolam slider, plyingfox, gokar, bugy, offroad dan lain sebagainya.

"Air panas tetap mejadi idola mereka, tapi kita tidak mengandalkan air panas terus, sehingga kita menambah fasilitas rekreasi lain," paparnya.

Dari pantauan, secara bergelombang, ratusan wisatawan menjejali pintu tiket masuk obyek wisata Sariater. Antrian panjangpun tak terhindarkan. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan menggunakan bus carteran.

Betapapun, pihak pengelola sudah menambah fasilitas rekreasi, namun kebanyakan pelancong memadati kolam rendam dan air mancur air panas. Mereka beralasan, selain untuk refreshing, kedatangan mereka ke Subang untuk terapi.

"Saya udah 3 kali ke sini, dan saya selalu berendam. Biasanya setiap habis rendam, sakit pinggang saya sembuh," ujar Yosef warga Jember.

 

 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio