Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Minggu, 26 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Cabup Subang dari PDIP Diketahui awal Juni Cabup Subang dari PDIP Diketahui awal Juni TINJAU SUBANG- Ada 10 nama yang mendaftar bakal calon Bupati...
Polisi Grebeg Markas Komunitas Vespa Polisi Grebeg Markas Komunitas Vespa TINJAU CIREBON- Sebuah rumah yang biasanya dijadikan tempat ...
Sensasi Sup Aneka Ikan ala Koki Subang Sensasi Sup Aneka Ikan ala Koki Subang TINJAU SUBANG- Jika hendak berkunjung ke Subang dari arah Ba...
Abah Renggo Bikin Rina Merinding di acara AIDS Abah Renggo Bikin Rina Merinding di acara AIDS TINJAU SUBANG- Wawan Herawan atau Abah Renggo salah satu sen...
Fashion Show Waria di Renungan AIDS di Subang Fashion Show Waria di Renungan AIDS di Subang TINJAU SUBANG- Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKB...
Inilah Pelajar dengan Nilai UN Tertinggi Inilah Pelajar dengan Nilai UN Tertinggi TINJAU JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen...

Wisata Air Panas Ciater Digemari Turis Asing

TINJAU Ciater- Obyek wisata air panas Sariater, Ciater, Subang tidak hanya digemari oleh wisatawan domestik. Ratusan turis menjadikan wisata air panas, sebagai tujuan utama untuk melepas keoenatan rutinintas sehar-hari.

Dalam satu bulan, wisatawan asing yang datang ke wisata air panas terbesar di Jabar itu bisa sampai 1.000 orang. Mereka datang, diantaranya, dari Arab Saudi, Malaysia, Taiwan, Swiss, Perancis, Jerman dan negara lainnya.



"Yang terbanyak dari Malaysia dan Arab Saudi, dalam sebulan bisa 600 orang," ujar Public Relation Manager, Sariater, Yuki Azuania kepada TINTAHIJAU.com.

Sementara kunjungan wisatawan domestik, setiap pekannya antara 15 ribu sampai 20 ribu orang. Itu kalau di libur biasa. Jika pada saat long weekend, bisa tembus di angka 40 ribu.

Untuk memberi layanan terbaik kepada wisatawan yang datang, pihak Sariater terus mengalami pembenahan dan penambahan fasilitas. Seperti Perahu dayung, kolam slider, plyingfox, gokar, bugy, offroad dan lain sebagainya.

"Air panas tetap mejadi idola mereka, tapi kita tidak mengandalkan air panas terus, sehingga kita menambah fasilitas rekreasi lain," paparnya.

Dari pantauan, secara bergelombang, ratusan wisatawan menjejali pintu tiket masuk obyek wisata Sariater. Antrian panjangpun tak terhindarkan. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan menggunakan bus carteran.

Betapapun, pihak pengelola sudah menambah fasilitas rekreasi, namun kebanyakan pelancong memadati kolam rendam dan air mancur air panas. Mereka beralasan, selain untuk refreshing, kedatangan mereka ke Subang untuk terapi.

"Saya udah 3 kali ke sini, dan saya selalu berendam. Biasanya setiap habis rendam, sakit pinggang saya sembuh," ujar Yosef warga Jember.

 

 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio