Ritual mandi tengah malam yang mayoritas diikuti oleh kaum perempuan itu dilakukan tepat pukul 00.00 WIB di daerah Kampung Negrak, Kecamatan Ciater, Subang.
Laporan TVBerita.com para wanita yang memakai pakaian serba putih ini langsung menceburkan diri ke telaga yang bersumber dari air terjun pangadegan, Kecamatan Ciater, Subang.
Di dalam air, warga pun tidak sembarangan mandi, namun warga harus melakukan ritual mandi malam dengan gerakan-gerakan khusus. Setelah itu yang lainnya dapat mandi dengan bebas. Sebelum melakukan mandi malam ini warga pun harus melakukan berbagai ritual lainnya, seperti menari, mengelilingi pohon dan tawasulan atau berdoa.
Menurut warga, ritual mandi malam ini dipercaya banyak manfaatnya seperti mensucikan diri, kesehatan dan mengabulkan segala permintaan termasuk enteng jodoh. Menurut panitia, ritual mandi malam ini tidak hanya diikuti oleh warga subang, namun banyak dari daerah lain yang ikut dalam ritual ini, seperti bogor, karawang, sumedang dan bandung.
Ritual mandi malam ini dilakukan warga sebagai bentuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan untuk melestrikan budaya bangsa yang kini nyaris hilang tergerus budaya barat. diharpkan dengan adanya ritual ini para pemuda sebagai generasi penerus dapat mempertahankan tradisi dari nenek moyang yang sudah terjadi ratusan tahun yang lalu.
Ritual ini dilakukan warga untuk melestrikn budaya bangsa yang kini nyaris hilang tergerus budaya barat.













