SUBANG, TINTAHIJAU.com – Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
Pada fase ini, kebutuhan gizi meningkat seiring dengan aktivitas fisik dan perkembangan hormon yang pesat.
Sayangnya, banyak remaja yang mulai menerapkan pola makan tidak seimbang demi mendapatkan bentuk tubuh ideal dengan cara instan.
Padahal, diet yang tidak tepat dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan pertumbuhan.
Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memahami cara menjalani diet yang sehat, aman, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Jangan lewatkan sarapan
Sarapan membantu konsentrasi dan mencegah makan berlebihan.
Contoh: Nasi + telur + sayur,
roti gandum + telur / selai kacang, oat + buah.
2. Makan teratur, jangan ekstrem
Tiga kali makan utama + 1–2 camilan sehat, hindari diet ketat atau tidak makan sama sekali.
3. Perbanyak sayur dan buah
Targetkan setengah piring berisi sayur dan buah.
Buah lokal murah seperti pisang, pepaya, dan jeruk sudah sangat bagus.
4. Pilih protein yang sehat
Protein bikin kenyang lebih lama: Telur, tempe, tahu, ikan, ayam tanpa kulit
Kacang-kacangan.
5. Batasi (bukan larang) junk food
Kurangi gorengan, minuman manis, dan snack kemasan.
Boleh sesekali, tapi jangan setiap hari.
6. Minum air putih yang cukup
6–8 gelas per hari, kurangi minuman manis dan boba.
7. Aktif bergerak tiap hari
Tidak harus ke gym: jalan kaki, bersepeda, olahraga ringan 30 menit, kurangi rebahan terlalu lama.
8. Tidur cukup
7–9 jam per malam, kurang tidur bikin nafsu makan naik.
Untuk catatan penting, diet untuk remaja tidak boleh ekstrem karena masih masa pertumbuhan.
Tujuan utamanya adalah sehat, kuat, dan bertenaga, bukan sekadar turun berat badan.





