SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kawasan pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Subang tidak hanya dikenal sebagai wilayah perikanan, tetapi juga sebagai surga kuliner laut yang menggugah selera. Salah satunya adalah warung “Ikan Bakar Neng Mala” yang berlokasi di Mayangan, Pondokbali, Kecamatan Legonkulon.
Warung sederhana ini menyajikan beragam olahan hasil laut segar seperti ikan etong, bawal, kakap, kuro, udang, hingga cumi-cumi. Semua bahan diolah langsung setelah didapat dari nelayan setempat, sehingga kualitas kesegaran tetap terjaga.
Menu andalan berupa ikan bakar menjadi primadona pengunjung. Ikan dibakar dengan bumbu khas pesisir yang meresap hingga ke daging, menghasilkan cita rasa gurih, sedikit manis, dan aroma bakaran yang menggoda. Sajian semakin lengkap dengan sambal segar, lalapan, serta sayur gomyang dan pecak yang menjadi pelengkap khas Pantura.
Selain ikan bakar, udang bakar dan tumis sayuran laut juga menjadi favorit pelanggan. Penyajiannya sederhana, namun menghadirkan rasa autentik yang mencerminkan kekayaan kuliner masyarakat pesisir Subang.
Menariknya, pengunjung tidak hanya dimanjakan oleh rasa, tetapi juga oleh suasana. Menyantap kuliner khas laut sambil menikmati panorama pesisir, desiran ombak Laut Utara, serta pemandangan kapal-kapal ikan yang berjejer di sekitar pantai menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan.
Sekretaris Kecamatan Legonkulon, Ida Erlinda, menilai keberadaan kuliner khas pesisir menjadi salah satu kekuatan utama dalam menarik kunjungan wisata ke kawasan Pantai Pondokbali.
“Wisata pantai di Pondokbali tidak hanya menawarkan pemandangan laut, tetapi juga pengalaman kuliner yang khas dan sulit ditemukan di daerah lain. Ikan bakar dan olahan hasil laut segar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujar Ida Erlinda.
Menurutnya, geliat usaha kuliner berbasis hasil laut turut mendorong perekonomian masyarakat pesisir, mulai dari nelayan, pedagang ikan, hingga pelaku UMKM kuliner.
“Kalau kuliner berkembang, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Ini juga sejalan dengan upaya kami di kecamatan untuk mendorong Pondokbali sebagai destinasi wisata pesisir unggulan di Subang,” tambahnya.
Pemilik warung juga melayani pesanan untuk makan bersama keluarga maupun rombongan. Harga yang terjangkau serta porsi yang mengenyangkan membuat tempat ini ramai dikunjungi warga lokal maupun pendatang, terutama saat akhir pekan.
Keberadaan warung ikan bakar seperti ini menjadi bagian penting dari identitas kuliner Pantura Subang, sekaligus mendukung perputaran ekonomi nelayan dan pelaku usaha kecil di wilayah pesisir.
Dengan kekayaan hasil laut dan racikan bumbu tradisional, kuliner pesisir utara Subang terus mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi wisata rasa yang patut dicoba.





