DPRD Jabar Soroti Kesiapan BIJB Kertajati Majalengka Sambut Ribuan Calon Jamaah Haji
SUBANG, TINTAHIJAU.COM – DPRD Jawa Barat menyoroti kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, dalam menyambut keberangkatan ribuan calon jamaah haji tujuan Arab Saudi pada musim haji 2026.
Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, mengatakan embarkasi Kertajati tahun 2026 akan melayani sekitar 29.643 jamaah haji asal Jawa Barat yang terbagi dalam 40 kloter.
Seluruh jamaah tersebut direncanakan akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kertajati dengan Asrama Haji Indramayu sebagai titik transit utama.
“Kesiapan ini harus betul-betul matang supaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar, mengingat jumlah jamaah cukup besar dan seluruhnya akan dilayani melalui embarkasi Kertajati,” ujar Encep, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, kesiapan tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan kunjungan dan diskusi dengan pengelola BIJB serta pihak terkait pelayanan penerbangan.
“Belum lama kita melakukan kunjungan dan berdiskusi dengan pihak BIJB terkait kesiapan pelaksanaan pelayanan penerbangan jamaah haji dari Kertajati ke Arab Saudi. Secara umum mereka sudah siap,” katanya.
Menurut Encep, penerbangan haji dari BIJB Kertajati akan dilayani oleh maskapai Saudi Arabian Airlines dan Garuda Indonesia. Dengan dukungan maskapai berpengalaman, ia berharap pelayanan terhadap jamaah dapat berjalan optimal.
“Mudah-mudahan dengan maskapai yang profesional ini bisa memberikan kepuasan layanan terhadap jamaah haji yang diberangkatkan dari Kertajati,” ujarnya.
Meski demikian, Encep mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas bandara yang perlu mendapatkan perbaikan dan peningkatan. Ia mendorong agar seluruh pemangku kepentingan turut memberikan dukungan.
“Memang masih ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki. Tapi kita harapkan semua pihak ikut mendukung agar sarana dan prasarana BIJB semakin baik untuk pelaksanaan ibadah haji,” ucapnya.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah kloter dari sebelumnya 28 kloter menjadi 40 kloter menunjukkan semakin tingginya tingkat kepercayaan pemerintah terhadap BIJB Kertajati.
“Ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap Bandara Kertajati semakin meningkat,” jelasnya.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjut Encep, tidak terdapat keluhan signifikan dari jamaah terkait pelayanan penerbangan haji melalui BIJB Kertajati.
“Selama ini tidak ada keluhan yang berarti. Kita ingin kondisi ini tetap dipertahankan, jangan sampai ada hal yang membuat jamaah merasa tidak puas,” tegasnya.
Ke depan, Encep berharap BIJB Kertajati dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh jamaah asal Jawa Barat, tetapi juga dari provinsi lain, khususnya Jawa Tengah.
“Daerah seperti Cilacap, Tegal, Pekalongan dan sekitarnya sangat memungkinkan menggunakan Kertajati karena akses tol Cipali sangat mudah,” katanya.
Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas bandara.
“Kita berharap Pemprov Jawa Barat bisa terus mensupport sarana dan prasarana yang dibutuhkan BIJB agar pelayanan jamaah haji, khususnya dari Jawa Barat, semakin maksimal,” pungkasnya.




