SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Tongkat estafet kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang resmi berpindah tangan.
Mulyana, yang selama ini dikenal sebagai Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Golf Subang, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Subang menggantikan Ujang Sutrisna atau yang akrab disapa Ucok.
Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi setelah Ujang Sutrisna menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua KONI Subang.
Dalam pernyataan resminya, Ucok menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan olahraga di Kabupaten Subang atas keputusan tersebut.
Ucok menegaskan, pengunduran dirinya diambil demi menjaga kondusivitas organisasi dan keberlangsungan pembinaan prestasi olahraga di daerah.
“Keputusan ini saya ambil semata-mata untuk kebaikan bersama, baik atlet, pelatih, ofisial, pengurus cabang olahraga, maupun pengurus KONI Subang,” ujarnya.
Penunjukan Mulyana sebagai Plt Ketua KONI dinilai sebagai langkah cepat untuk menghindari kevakuman kepemimpinan, sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan, terutama dalam menghadapi agenda penting olahraga daerah, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Sebagai figur yang lama berkecimpung di dunia olahraga Subang, Mulyana menyadari betul tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya. Ia menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjaga stabilitas, tetapi juga melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola KONI.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab moral untuk menjaga harapan para atlet dan pelatih yang sedang berjuang membawa nama Subang,” kata Mulyana.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap dunia olahraga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang, Pak Reynaldy, atas kepercayaan yang diberikan. Ini menjadi energi besar bagi kami di KONI untuk terus berbenah,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Salah satu agenda utama yang langsung menjadi sorotan Mulyana adalah pengelolaan dana hibah pemerintah daerah. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi harga mati agar dukungan anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi atlet.
“Dana hibah harus kembali ke atlet dan cabor. Jangan sampai melenceng dari tujuan utamanya, yaitu prestasi,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, KONI Subang di bawah kepemimpinan sementara Mulyana akan memfokuskan tiga program prioritas. Pertama, penguatan pembinaan atlet dan cabang olahraga agar kualitas serta daya saing atlet tetap terjaga. Kedua, pematangan persiapan kontingen Subang menuju Porprov Jawa Barat. Ketiga, penataan manajemen internal KONI agar lebih profesional dan terbuka.
Mulyana optimistis, dengan sinergi antara pemerintah daerah, pengurus KONI, dan seluruh cabor, olahraga Subang bisa kembali melaju kencang.
“Kita ingin olahraga Subang bukan hanya jalan, tapi benar-benar berprestasi dan ngabret,” pungkasnya.





