BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Pemerintah Kota Bandung belum mengambil kesimpulan terkait dugaan stres yang dialami sejumlah satwa di Kebun Binatang Bandung. Pemkot memilih menunggu hasil kajian resmi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) sebelum menentukan langkah lanjutan atas kondisi hewan di lembaga konservasi tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, penilaian mengenai kondisi psikologis satwa harus merujuk pada kajian ilmiah yang dilakukan para ahli yang ditunjuk secara resmi oleh Kemenhut. Oleh karena itu, Pemkot Bandung saat ini masih menanti hasil penelitian awal dari tim ahli tersebut.
“Jadi kami sedang menunggu hasil penelitian dari para ahli yang ditunjuk oleh Kementerian Kehutanan tentang kondisi dari Bandung Zoo,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Kamis.
Farhan menjelaskan, masukan serta temuan para ahli akan menjadi bahan laporan awal Pemkot Bandung kepada Kemenhut. Laporan tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi kementerian untuk melakukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam terhadap kondisi satwa di kebun binatang tersebut.
“Kalau ada para ahli yang menyampaikan hasil pengamatan, tentu kami perhatikan, karena kritik dan saran itu menjadi laporan awal kami ke Kementerian Kehutanan,” katanya.
Ia menambahkan, hingga kini Kemenhut tengah mempersiapkan langkah penelitian lanjutan guna memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan hewan-hewan yang ada di Bandung Zoo.
Sebelumnya, organisasi konservasi Geopix melaporkan temuan dugaan stres pada sejumlah satwa di Bandung Zoo. Dugaan tersebut dikaitkan dengan pengelolaan kebun binatang yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan.
Sumber: ANTARANews




