Ragam

Kades Aminta Tegaskan Peran Strategis Situ Saeur Sukamelang bagi Pertanian di Jabong Subang

×

Kades Aminta Tegaskan Peran Strategis Situ Saeur Sukamelang bagi Pertanian di Jabong Subang

Sebarkan artikel ini


SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Keberadaan Situ Saeur di Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, terbukti memiliki peran vital bagi sektor pertanian di wilayah sekitar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Jabong, Aminta, di sela kegiatan Gebyar Gotong Royong pembersihan Situ Saeur, Sabtu (24/1/2026).


Menurut Aminta, air dari Situ Sukamelang selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah milik warga Desa Jabong.


“Untuk situ Sukamelang ini, salah satunya sebagai sumber penggunaan air persawahan di wilayah Desa Jabong. Luasnya sekitar 80 sampai 100 hektare, dan itu murni pengairannya dari air yang diambil dari Situ Sukamelang,” ujarnya.


Selain untuk persawahan, ia menyebut air situ juga dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pertanian lainnya.


“Yang lain-lain juga bisa untuk balong, bisa lagi palawija, jadi sangat bermanfaat sekali,” katanya.


Aminta mengungkapkan, tingginya manfaat situ tersebut membuat antusiasme warga Desa Jabong sangat besar dalam kegiatan gotong royong pembersihan eceng gondok.


“Dengan adanya gerakan bersih-bersih ini, alhamdulillah warga masyarakat Desa Jabong yang sawahnya terairi dari Situ Sukamelang, sekitar 99 persen pada datang ke sini untuk kerja bakti,” ungkapnya.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Sukamelang atas inisiatif yang telah digagas.


“Kami sangat mengapresiasi gagasan dan ide yang dicetuskan oleh Pemerintah Kelurahan Sukamelang,” tuturnya.


Lebih lanjut, Aminta berharap Situ Saeur tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air dan sumber irigasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata di masa mendatang.


“Mudah-mudahan ini bukan hanya menjadi penampungan air, tapi ke depannya harus menjadi wisata yang ada di Kelurahan Sukamelang. Terima kasih,” pungkasnya.


Sebelumnya, Camat Subang Sumardi juga telah menyampaikan dorongan agar Situ Saeur dikembangkan menjadi wisata air, dengan tahapan pembersihan eceng gondok, normalisasi situ secara bertahap, penyusunan perencanaan, serta koordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).


Sementara itu, Lurah Sukamelang Anas Hamzah menyatakan optimistis pengembangan Situ Saeur tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan dan ketahanan air, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.