Ragam

‎Polsek Malausma Lakukan Penanganan Awal Longsor di Majalengka

×

‎Polsek Malausma Lakukan Penanganan Awal Longsor di Majalengka

Sebarkan artikel ini

Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Malausma sejak Jumat hingga Sabtu pagi (24/1/2026) mengakibatkan peristiwa tanah longsor di Desa Ciranca, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. ‎

Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah warga mengalami kerusakan.‎Longsor terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Blok Babakan Tengah RT 003 RW 004 dan Blok Cipeuteuy RT 002 RW 003 Desa Ciranca. ‎

Material longsoran menimpa bagian belakang rumah warga, termasuk dapur dan dinding bangunan.‎ Rumah pertama milik Fahmi Afrizal Firdaus yang berada di Blok Babakan Tengah mengalami kerusakan pada bagian dapur.

Sementara rumah milik Muhamad Sobarudin di Blok Cipeuteuy mengalami jebol pada dinding belakang akibat tertimpa tanah longsor.‎

Berdasarkan keterangan di lokasi, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan tanah di sekitar permukiman menjadi jenuh air dan tidak mampu menahan beban, sehingga memicu terjadinya longsoran.‎

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Malausma Polres Majalengka langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas juga berkoordinasi dengan unsur Muspika, pemerintah desa, serta warga setempat guna melakukan penanganan awal dan pengamanan lokasi.‎Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir cukup besar.

Rumah milik Fahmi Afrizal Firdaus diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp30 juta, sementara kerugian rumah milik Muhamad Sobarudin ditaksir mencapai Rp10 juta.

‎Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kapolsek Malausma IPDA Riyana mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya tanah longsor, mengingat curah hujan di wilayah Majalengka masih cukup tinggi.

‎“Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan segera melapor kepada pihak kepolisian atau aparat desa apabila melihat tanda-tanda terjadinya longsor atau bencana alam lainnya, agar dapat segera dilakukan penanganan,” ujar IPDA Riyana.

‎Saat ini, material longsoran telah diamankan sementara oleh petugas bersama warga guna mencegah terjadinya longsor susulan dan dampak lanjutan.