Ragam

Ini Manfaat Bekam untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

×

Ini Manfaat Bekam untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bekam merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan masih dipraktikkan hingga sekarang di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk menciptakan tekanan hisap pada permukaan kulit, dengan tujuan membantu memperbaiki aliran darah dan meredakan berbagai keluhan kesehatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, bekam kembali populer karena banyak orang mencari alternatif pengobatan alami yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Beragam manfaat bekam sering dikaitkan dengan kemampuannya dalam membantu mengurangi nyeri otot, meredakan ketegangan, hingga memberikan efek relaksasi.

Meski demikian, penting untuk memahami manfaat bekam secara seimbang, baik dari sisi tradisional maupun tinjauan medis modern.

Berikut berbagai manfaat bekam serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani terapi ini.

  1. Melancarkan peredaran darah
    Sedotan dari bekam bikin aliran darah ke area itu meningkat. Bisa bantu:
    • Otot yang tegang jadi lebih rileks
    • Area yang pegal terasa lebih ringan

    2. Mengurangi nyeri otot & sendi
    Sering dipakai buat:

      • Sakit punggung
      • Pegal leher & bahu
      • Nyeri lutut ringan
        Beberapa penelitian nunjukkin bekam bisa bantu mengurangi nyeri, terutama nyeri otot dan sakit kepala tipe tegang.

      3. Bikin tubuh terasa lebih rileks
      Efeknya mirip pijat:

        • Badan terasa enteng
        • Stres berkurang
        • Tidur bisa lebih nyenyak (kalau sebelumnya tegang).

        4. Membantu sakit kepala & migrain
        Sebagian orang ngerasa frekuensi atau intensitas sakit kepala berkurang setelah bekam di area leher/punggung atas.

        5. Dalam tradisi, dipercaya bantu “detoks”
        Secara medis, tubuh sebenarnya sudah punya sistem detoks alami (hati & ginjal). Tapi bekam basah (yang mengeluarkan sedikit darah) dipercaya secara tradisional membantu “mengeluarkan darah kotor”. Bukti ilmiahnya masih terbatas untuk klaim ini.

          Yang perlu hati-hati
          Bekam nggak boleh sembarangan, apalagi kalau:

          • Punya anemia (kurang darah)
          • Tekanan darah sangat rendah
          • Gangguan pembekuan darah
          • Diabetes dengan luka sulit sembuh
          • Kulit lagi infeksi / luka
          • Sistem imun lemah

          Risiko kalau tidak steril:

          • Infeksi kulit
          • Bekas luka
          • Pusing / lemas setelah bekam.

          Harus dilakukan oleh terapis yang bersih alatnya dan paham titik bekam.
          Jadi, bekam itu bagus atau nggak?
          Bisa bermanfaat, terutama untuk: pegal, nyeri otot, relaksasi.
          Tapi bukan pengganti pengobatan dokter kalau ada penyakit serius (misalnya jantung, ginjal, infeksi berat, dan lain-lain).
          Kalau kamu mau bekam karena sering pegal atau capek, itu masih masuk akal.

          Tapi kalau buat ngatasi penyakit tertentu, mending tetap konsultasi tenaga medis juga.