SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kawasan Rebana hadir sebagai wajah baru pertumbuhan ekonomi Jawa Barat, menghubungkan kekuatan industri, logistik, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif dalam satu kawasan strategis.
Didukung infrastruktur besar seperti Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan jaringan tol nasional, tujuh daerah di dalamnya memiliki peran saling melengkapi sebagai pusat produksi, distribusi, dan pengembangan kota masa depan.
Sinergi antarwilayah inilah yang menjadikan Kawasan Rebana diproyeksikan sebagai motor utama pertumbuhan baru Jawa Barat yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Yuk, Kenalan dengan 7 Kabupaten/Kota di Kawasan Rebana di bawah ini!
- Subang
Kabupaten Subang memiliki jumlah penduduk sekitar 1,67 juta jiwa dan dikenal sebagai wilayah dengan potensi kuat di sektor pertanian, agrindustri, serta pengembangan kawasan industri baru.
Subang memegang peran strategis dalam sistem logistik Jawa barat melalui keberadaan pelabuhan Patimban, akses langsung ke Tol Cipali, sehingga menjadikannya simpul penting pertumbuhan ekonomi di kawasan Rebana.
2. Majalengka
Kabupaten Majalengka memiliki penduduk sekitar 1,36 juta jiwa dengan potensi unggulan di sektor pertanian, jasa, dan pengembangan kawasan penunjang logistik dan industri.
Infrastruktur strategis seperti Bandara Internasional Kertajati, Tol Cisumdawu, serta konektivitas jalan regional menjadikan Majalengka sebagai gerbang udara dan simpul pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat bagian utara.
3. Sumedang
Kabupaten Sumedang berenduduk sekitar 1,18 juta jiwa dan memiliki potensi di sektor pertanian, industri kecil menengah, pendidikan, serta jasa.
Keberadaan Tol Cisumdawu meningkatkan konektivitas Sumedang dengan Bandung Raya dan Majalengka, memperkuat perannya sebagai wilayah penghubung strategis sekaligus penyangga pertumbuhan kawasan Rebana.
4. Indramayu
Kabupaten Indramayu dihuni sekitar 1,93 jiwa dan merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan potensi utama di sektor pertanian, perikanan, energi, serta industri pengolahan.
Letanya di jalur Pantau Utara (Pantura) didukung oleh jalan nasional dan jaringan transportasi regional yang memperkuat peran indramayu sebagai salah satu kontributor perekonomian Kawasan Rebana.
5. Kuningan
Kabupaten Kuningan dengan jumlah penduduk sekitar 1,23 juta jiwaa memiliki keunggulan pada sektor pertanian, pariwisata alam, dan ekonomi berbasis lingkungan.
Dukungan infrastruktur jalan provinsi serta kedekatan dengan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai menjadikan Kuningan sebagai kawasan konservasi dan wisata yang menopang keseimbangan pembangunan regional.
6. Cirebon
Kabupaten Cirebon merupakan wilayah dengan penduduk terbesar di kawasan ini, sekitar 2,41 juta jiwa dan memiliki potensi dominan di sektor industri, perdagangan, perikanan, serta jasa logistik.
Letaknya di jalur Pantura serta kedekatan dengan Pelabuhan Cirebon dan jarngan jalan nasional menjadikan kabupaten Cirebon simpul penting aktivitas ekonomi dan distribusi barang di Jawa Barat.
7. Kota Cirebon
Kota Cirebon dihuni sekitar 358 rbu jiw dan berperan sebagai pusat jassa, perdagangan, pemerintahan, serta simpul transportasi regional.
Didukung oleh infrastruktur strategis seperti jalan nasional Pantura, stasiuan kereta api utama, dan pelabuhan, Kota Cirebon berfungsi sebagai pusat layanan perkotaan dan gerbang ekonomi Kawasan rebana.
Sebagai satu kesatuan kawasan yang terencana, Rebana bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang membangun masa depan ekonomi Jawa Barat yang lebih merata dan berdaya saing.
Kolaborasi tujuh daerah di dalamnya menjadi kunci lahirnya pusat pertumbuhan baru yang mampu membuka peluang, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sumber: Kawasan Rebana





