Ragam

Rifan Hidayatul Fajar Terpilih sebagai Ketua GMNI Subang Periode 2026–2028

×

Rifan Hidayatul Fajar Terpilih sebagai Ketua GMNI Subang Periode 2026–2028

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Rifan Hidayatullah dari Komisariat Riyadhul Jannah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Subang untuk masa bakti dua tahun ke depan.


Rifan terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VII GMNI Subang yang digelar di Aula KPU Subang. Ia menggantikan ketua sebelumnya, Riefky Alfathan.


Pemilihan ketua dilakukan melalui proses pencalonan yang diajukan oleh masing-masing komisariat pada Sidang Pleno IV. Dari total lima komisariat yang ada di GMNI Subang, Rifan berhasil mengantongi empat surat rekomendasi, sehingga memperoleh dukungan mayoritas.


Konfercab tersebut dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat, pengurus daerah, serta seluruh kader GMNI Subang. Agenda ini menjadi forum strategis organisasi dalam rangka pergantian kepemimpinan sekaligus evaluasi perjalanan organisasi.


Konfercab VII juga menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan dari generasi ke generasi di tubuh GMNI.


Ketua demisioner GMNI Subang, Riefky Alfathan, menegaskan bahwa setiap generasi memiliki pandangan dan harapan yang berbeda, namun tetap berada dalam satu garis perjuangan ideologis.


Ia pun menitipkan harapan agar kepemimpinan ke depan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik serta menjaga semangat dan spirit Marhaenisme sebagai ideologi perjuangan GMNI.


“Kami menitipkan bagaimana kepemimpinan ke depan mampu menjalankan organisasi dengan baik, serta meneruskan tongkat estafet dengan semangat dan spirit Marhaenisme itu sendiri,” ujarnya.


Lebih lanjut, Riefky menegaskan GMNI Subang akan tetap konsisten mengawal isu-isu kerakyatan, khususnya yang berkaitan dengan kaum marhaen seperti buruh, nelayan, dan petani.


“Kami akan terus fokus melakukan advokasi dan pengawalan terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi kaum marhaen, termasuk buruh, nelayan, dan petani,” pungkasnya.