Megapolitan

Rumah Warga Rusak Diterjang Puting Beliung, Kades Jabong Subang Turun Langsung Salurkan Bantuan

×

Rumah Warga Rusak Diterjang Puting Beliung, Kades Jabong Subang Turun Langsung Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Bencana angin puting beliung kembali terjadi di tengah cuaca ekstrem yang kian sering terjadi. Kali ini, satu unit rumah warga di lingkungan RT 23/06 Dusun Jabong, Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, rusak setelah diterjang angin kencang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian materi dan trauma yang dialami korban menjadi duka tersendiri, terutama di tengah rentetan bencana yang belakangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Subang.

Kepala Desa Jabong, Aminta, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah yang roboh sekaligus memastikan keselamatan warga terdampak. Di sela peninjauan, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

“Musibah memang tidak bisa kita tolak, tetapi kepedulian dan kebersamaan harus selalu kita kuatkan. Pemerintah desa hadir untuk memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi cobaan ini,” ujar Aminta.

Selain melakukan peninjauan, Pemerintah Desa Jabong juga menyalurkan bantuan logistik kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak. Bantuan tersebut disalurkan melalui kerja sama antara Pemdes Jabong, Dinas Sosial Kabupaten Subang, dan BPBD Kabupaten Subang.

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, serta bantuan penunjang lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban korban, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan dalam beberapa hari ke depan.

Di tengah meningkatnya intensitas bencana alam, Kades Aminta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dan saling membantu tanpa memandang latar belakang.

“Di saat seperti ini, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian, doa, dan gotong royong. Semoga warga yang terdampak diberi ketabahan, dan kita semua diberi perlindungan,” tambahnya.

Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan lebat yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas terkait apabila menemukan kondisi darurat di lingkungannya.