JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan akan melakukan penataan ulang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mulai Rabu (28/1). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal untuk mendongkrak kinerja penerimaan negara.
Purbaya mengatakan, perombakan tidak dilakukan secara menyeluruh. Sebagian pejabat akan dinonaktifkan sementara, sementara lainnya tetap bertugas. “Tidak semuanya. Ada yang dirumahkan, ada yang tidak. Itu tergantung doa mereka malam ini,” ujarnya di Jakarta Pusat, seperti yang dimuta di laman detikcom, Selasa (27/1/2026).
Restrukturisasi tersebut akan menyasar pejabat DJBC di lima pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Tanjung Perak Surabaya, Belawan Sumatera Utara, Tanjung Batu Ampar Batam, serta Tanjung Emas Semarang. Menurut Purbaya, pembenahan struktur pegawai diperlukan untuk memperbaiki tata kelola dan efektivitas kerja.
Sebelumnya, Purbaya telah mengungkapkan rencana perombakan besar-besaran di DJBC. Namun kebijakan itu baru dapat direalisasikan tahun ini karena dirinya baru bergabung dalam pemerintahan pada September 2025. Ia menilai, penataan Bea Cukai dan Pajak perlu dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu stabilitas penerimaan negara.
Sumber: detikcom


