JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Samsung kembali mendorong batas inovasi ponsel lipat lewat peluncuran Galaxy Z TriFold, perangkat dengan layar lipat tiga yang digadang-gadang mampu menggantikan fungsi laptop. Namun, banderol harganya yang mencapai US$2.899 membuat gawai ini hanya menyasar segmen terbatas.
Perangkat tersebut pertama kali diperkenalkan pada akhir 2025 dan dipastikan mulai tersedia di Amerika Serikat pada 30 Januari 2026. Galaxy Z TriFold hadir dengan layar utama berukuran 10 inci beresolusi 2160 x 1584 piksel, rasio 4:3, serta refresh rate 120 Hz, yang saat dibuka penuh menyerupai sebuah tablet.
Berkat desain tri-fold, ponsel ini juga dapat digunakan layaknya smartphone konvensional melalui layar penutup 6,5 inci beresolusi 2520 x 1080 piksel dengan refresh rate serupa. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama Samsung.
Meski demikian, desain unik tersebut membawa konsekuensi. Bobot Galaxy Z TriFold mencapai 309 gram dan ketebalannya menjadi 12,9 mm saat dilipat. Kapasitas baterai 5.600 mAh dinilai cukup untuk ponsel, namun terbilang pas-pasan untuk perangkat sekelas tablet yang mendukung multitasking berat.
Keunggulan lain terletak pada dukungan Samsung DeX, yang memungkinkan pengguna membuat hingga empat ruang kerja virtual dan menjalankan lima aplikasi secara bersamaan di tiap ruang, memberikan pengalaman kerja menyerupai laptop tanpa layar eksternal.
Dari sisi performa, Galaxy Z TriFold ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy, dipadukan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal minimal 512 GB. Untuk ketahanan, ponsel ini mengantongi sertifikasi IP48, dengan rangka aluminium, engsel titanium, pelindung layar Corning Gorilla Glass Ceramic 2, serta panel belakang berbahan polimer serat kaca keramik.
Urusan fotografi, Samsung menyematkan lima kamera, termasuk kamera utama 200 MP, ultra-wide 12 MP, telefoto 10 MP, serta dua kamera swafoto 10 MP. Fitur lain mencakup pengisian cepat 45W, pengisian nirkabel 15W, sensor sidik jari, serta konektivitas WiFi 7, Bluetooth 5.4, dan dukungan 4G LTE serta 5G dengan dua nano SIM dan multi eSIM.
Galaxy Z TriFold menawarkan konsep “tiga perangkat dalam satu genggaman”, meski harus ditebus dengan harga premium dan kompromi pada aspek portabilitas.





