SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Sejumlah desa di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, terendam banjir akibat tingginya curah hujan dan meluapnya air di wilayah pesisir.
Dari sejumlah desa terdampak, tiga desa dilaporkan menjadi yang terparah, yakni Desa Bobos Timur, Desa Pengarengan, dan Desa Karangmulya.
Sekretaris Kecamatan Legonkulon, Ida Erlinda, mengatakan ketiga desa tersebut masuk kategori paling urgensi untuk penanganan.
“Yang paling lumayan urgensi itu ada di tiga desa, Bobos Timur, Pengarengan, dan Karangmulya,” kata Ida.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena ketiga desa tersebut berada di wilayah yang dikelilingi aliran sungai, sehingga berpotensi mengalami banjir susulan apabila debit air kembali meningkat.
Selain itu, Ida Erlinda menyampaikan bahwa banjir menyebabkan empat dusun di Desa Bobos Timur terisolasi akibat akses jalan yang tidak dapat dilalui. Dusun-dusun tersebut antara lain Dusun Pulo, Padek, Wanajaya, serta satu dusun lainnya yang akses utamanya melalui jembatan gantung.
“Empat dusun di Bobos Timur terisolasi karena aksesibilitasnya sudah terputus. Jalan tidak bisa dilalui dan hanya tersisa jembatan gantung,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kecamatan masih melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan warga terdampak banjir.





