Ragam

Kemensos Pastikan Kebutuhan Korban Banjir di Subang Terpenuhi

×

Kemensos Pastikan Kebutuhan Korban Banjir di Subang Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kementerian Sosial memastikan kebutuhan dasar ribuan warga terdampak banjir di Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpenuhi melalui penyaluran bantuan logistik serta dukungan penanganan darurat di lokasi bencana.


Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Kemensos telah mendistribusikan bantuan dan terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak tertangani dengan baik.


“Kemensos telah mendistribusikan bantuan bencana banjir di Subang. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.


Bantuan yang disalurkan meliputi 500 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, serta 400 paket lauk pauk siap saji. Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan sandang dan perlengkapan keluarga berupa 50 paket sandang anak, 100 paket perlengkapan keluarga, serta 100 paket perlengkapan anak-anak.


Untuk mendukung kebutuhan pengungsian, Kemensos turut menyalurkan satu unit tenda serbaguna, lima tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 75 lembar kasur, serta 100 lembar selimut.


Dalam penanganan di lapangan, Kemensos mengerahkan petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak banjir, membantu proses evakuasi warga ke lokasi aman, serta mendirikan dapur umum terpusat di Kantor Kecamatan Pamanukan.


Penyaluran bantuan tersebut dilakukan seiring dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana oleh Pemerintah Kabupaten Subang, yang berlaku sejak 24 Januari hingga 7 Februari 2026.


Berdasarkan data sementara Kemensos, banjir berdampak pada 2.476 Kepala Keluarga (KK) dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter pada Sabtu (24/1). Warga terdampak tersebar di enam desa, yakni Desa Ciasem Hilir, Desa Dukuh, Desa Pinangsari, Desa Ciasem Baru, Desa Ciasem Tengah, dan Desa Jati Baru.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 jiwa mengungsi dan memanfaatkan masjid serta mushala di Desa Ciasem Hilir. Sementara itu, 1.629 jiwa lainnya mengungsi di masjid dan madrasah di Desa Ciasem Tengah. Seluruh pengungsi saat ini berada dalam pendampingan tim petugas gabungan.

sumber: Antara