Ragam

Mengatasi Rasa Malu untuk Membangun Relasi

×

Mengatasi Rasa Malu untuk Membangun Relasi

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Rasa malu itu manusiawi. Banyak orang terlihat percaya diri di luar, padahal di dalamnya juga sering overthinking.

Masalahnya bukan pada rasa malunya, tapi kalau rasa itu bikin kamu mundur terus dan kehilangan kesempatan membangun relasi.

Kabar baiknya: rasa malu bisa dilatih, bukan sifat tetap.

Berikut beberapa cara mengatasi rasa malu untuk membangun relasi

1. Sadari: Orang Lain Nggak Fokus ke Kamu Sepenuhnya
Saat malu, kita sering mikir: “Pasti aku kelihatan aneh.”
“Pasti mereka nilai aku.”

Padahal kenyataannya? Kebanyakan orang lagi sibuk mikirin diri mereka sendiri. Kamu nggak disorot sekuat yang kamu bayangkan.

2. Ubah Tujuan: Bukan “Harus Keren”, tapi “Cukup Terhubung”
Kalau targetmu bikin semua orang terkesan, tekanan jadi besar.
Coba ganti jadi:
“Aku cuma mau ngobrol ringan dan kenal satu orang aja.”

Relasi dibangun dari koneksi kecil, bukan penampilan sempurna.

3. Siapkan “Pembuka Obrolan” Sederhana
Biar nggak blank, simpan beberapa kalimat aman:
– “Kamu gimana kabarnya hari ini?”

– “Lagi sibuk apa belakangan?”

– “Gimana menurutmu tentang acara ini?”

Orang suka ditanya dan didengar. Kamu nggak harus jadi yang paling banyak ngomong.

4. Terima Rasa Canggung sebagai Bagian dari Proses
Semua orang pernah ngerasain awkward. Itu bukan tanda kamu gagal bersosialisasi itu tanda kamu lagi belajar.

Keberanian bukan nggak takut, tapi tetap melangkah meski ada rasa nggak nyaman.

5. Fokus Jadi Pendengar yang Baik
Kamu nggak perlu jadi super cerewet. Dengerin dengan tulus, angguk, dan tanggapi singkat.

Orang cenderung merasa dekat dengan mereka yang bikin dirinya merasa didengar.

6. Latih Sedikit Demi Sedikit
Nggak perlu langsung ikut acara besar. Mulai dari:
– nyapa satu orang

– komentar singkat di grup

– ngobrol sebentar dengan teman sekelas/kerja

Kebiasaan kecil bikin rasa malu pelan-pelan melemah.

7. Ingat: Kamu Nggak Harus Disukai Semua Orang
Tujuan relasi bukan bikin semua orang suka, tapi menemukan orang yang cocok sama kamu. Itu lebih realistis dan bikin beban mental berkurang.

Rasa malu bukan musuh, cuma sinyal bahwa kamu peduli.

Pelan-pelan, langkah kecil yang konsisten bisa bikin kamu lebih nyaman membangun relasi.

Nggak perlu berubah jadi orang lain. Versi dirimu yang apa adanya, ditambah sedikit keberanian, udah cukup buat mulai.