Pemerintahan

Lampaui Rata-Rata Nasional, Pemkab Subang Terima Apresiasi BRIN atas Indeks Daya Saing 3,84

×

Lampaui Rata-Rata Nasional, Pemkab Subang Terima Apresiasi BRIN atas Indeks Daya Saing 3,84

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Pemerintah Kabupaten Subang menerima sertifikat apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setelah nilai Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 mencapai 3,84, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 3,50.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).

Capaian tersebut menempatkan Subang dalam kategori daerah dengan kinerja daya saing tinggi, sekaligus menegaskan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat inovasi, kapasitas ekonomi, dan kualitas pembangunan berbasis riset. BRIN menilai IDSD menjadi indikator penting untuk mengukur kemampuan daerah dalam menciptakan pertumbuhan yang produktif dan inklusif.

Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, menegaskan bahwa IDSD bukan sekadar indikator prestasi administratif, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat intervensi kebijakan di berbagai sektor. Menurutnya, hasil indeks diharapkan menjadi dasar evaluasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola, inovasi, dan pelayanan publik.

Wakil Bupati Subang, yang akrab disapa Kang Akur, menyatakan capaian skor 3,84 menjadi bukti bahwa daya saing daerah terus meningkat dalam dua tahun terakhir, bahkan konsisten berada di atas rata-rata nasional. Ia menegaskan Pemkab Subang akan menjadikan capaian tersebut sebagai pijakan untuk mempercepat pembangunan, menekan kemiskinan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami akan terus bekerja maksimal sesuai koridor aturan, terutama dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas masyarakat Subang, seiring meningkatnya daya saing dan indeks inovasi daerah,” ujarnya.

Data BRIN menunjukkan tren IDSD Kabupaten Subang terus meningkat hingga edisi keempat pada 2025. Pemerintah daerah menilai penguatan riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjaga momentum peningkatan daya saing di tengah persaingan antar-daerah yang semakin ketat.

Kegiatan rilis IDSD 2025 turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas, Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala BPS RI, para gubernur, serta perwakilan puluhan bupati dan wali kota se-Indonesia. Kepala Bidang Litbang BP4D Subang Eti Maryati beserta jajaran juga mendampingi Wakil Bupati dalam agenda tersebut.