SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Informasi pendaftaran kerja PT BYD Subang melalui BKK SMKN 01 Semarang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Poster digital yang beredar luas di berbagai platform memuat sejumlah posisi yang dibutuhkan serta persyaratan bagi calon pelamar.
Salah satunya unggahan tersebut diposting di grup facebook Seputar Subang. Dalam poster tersebut tertulis “Pendaftaran PT BYD Subang SMK Negeri 1 Semarang” dengan keterangan PT BYD Subang BKK SMKN 01 Semarang.
Adapun posisi yang dibutuhkan meliputi: Operator Produksi, Quality Control dan Operator Forklift.
Sementara untuk kualifikasi, tercantum sejumlah persyaratan di antaranya laki-laki dan perempuan, usia maksimal 25 tahun, pendidikan minimal SMK sederajat, serta memiliki pengalaman khusus untuk posisi Quality Control dan Operator Forklift. Selain itu, pelamar tidak buta warna dan bersedia ditempatkan di Subang, Jawa Barat.
Unggahan tersebut memantik perdebatan di kolom komentar. Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa informasi rekrutmen untuk penempatan di Subang justru difasilitasi melalui sekolah di luar daerah.
Akun PakDe Teguh Sasongko menulis, “Nu penting kan memenuhi syarat nyaaa… Ari syaratna misal 70% org Subang setuju pisan, tapi tina 70% eta loba nu memenuhi syarat teu?”
Sementara itu, akun Ikan Hias berkomentar, “Heran saya mah. Berarti mengecilkan SDM orang Subang kalau begitu mah. Ayo semangat warga Subang.”
Akun Indra Gunawan juga menuliskan, “Dimana-mana ge putra Jabar heula… Pan tangkurak pabrikna aya di Jabar.”
Ada pula komentar yang mendorong pemerintah daerah untuk turun tangan. Akun Yayah U menuliskan, “Cepat laporkan ke gubernur Jawa Barat na atuh… orang Subang nya tong cacing bae.”
Di sisi lain, sebagian warganet mencoba melihat persoalan dari sudut pandang kompetensi. Akun Mah Faqis menulis, “Kalau anaknya memenuhi syarat dimanapun pasti cepat dapat kerja.”
Perdebatan tersebut menunjukkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap penyerapan tenaga kerja lokal di tengah masuknya investasi industri besar di Subang.
Namun demikian, informasi lowongan kerja yang beredar dalam unggahan tersebut hingga kini belum terverifikasi dan tervalidasi secara resmi oleh pihak perusahaan mobil listrik asal Tiongkok, BYD Auto.
Belum ada pernyataan resmi dari manajemen perusahaan terkait kebenaran poster rekrutmen yang viral di media sosial tersebut.





