SUBANG, TINTAHIJAU.com – 10 malam terakhir Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadar.
Bagi ibu menyusui (Busui), mengurus bayi tentu membutuhkan tenaga dan waktu, namun tetap banyak amalan sederhana yang bisa dilakukan untuk meraih pahala besar.
1. Memperbanyak Doa
Saat menyusui atau menidurkan bayi, ibu bisa memperbanyak doa. Salah satu doa yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
2. Dzikir di Sela Aktivitas
Busui bisa berdzikir sambil menyusui atau menggendong bayi, seperti:
– Subhanallah
– Alhamdulillah
– Allahu Akbar
– Astaghfirullah
Dzikir ringan ini tetap bernilai pahala besar jika dilakukan dengan ikhlas.
3. Membaca atau Mendengarkan Al-Qur’an
Jika sulit membaca lama, ibu bisa:
– Membaca beberapa ayat saja
– Mendengarkan murottal Al-Qur’an sambil menyusui atau menidurkan bayi
– Setiap huruf dari Al-Qur’an bernilai pahala.
4. Shalat Malam Sesuai Kemampuan
Tidak harus lama. Busui bisa:
– Shalat 2 rakaat saja
– Atau shalat setelah bayi tidur.
Ibadah sedikit tetapi rutin sangat dicintai oleh Allah.
5. Niatkan Mengurus Anak sebagai Ibadah
Menyusui, mengganti popok, dan menenangkan bayi bisa bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah.
Ini adalah bentuk pengorbanan seorang ibu yang sangat mulia.
6. Memperbanyak Istighfar
Istighfar bisa dilakukan kapan saja, bahkan saat beraktivitas:
– Astaghfirullahal ‘adzim
Amalan ini ringan namun membuka pintu rahmat dan ampunan.
Menjadi ibu menyusui bukan penghalang untuk meraih pahala besar di akhir Ramadan.
Dengan amalan sederhana dan niat yang ikhlas, insyaAllah ibu tetap bisa mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.





