SUBANG, TINTAHIJAU.COM – ASTRA Infra memastikan kesiapan ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026. Berbagai langkah dilakukan untuk memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di jalur tersebut.
ASTRA Infra memprediksi sekitar 6,8 juta kendaraan akan melintasi ruas tol yang dikelola perusahaan selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol selama masa mudik.
Menurutnya, ASTRA Infra terus mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan agar perjalanan mudik dapat dinikmati bersama keluarga.
“Kami telah melakukan berbagai upaya pemeliharaan dan peningkatan layanan untuk menyambut arus kendaraan pada periode Lebaran. Petugas kami juga siap melayani 24 jam bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Di ruas Tol Cikopo–Palimanan, ASTRA Infra menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik. Saat ini tersedia tujuh rest area aktif, yakni di KM 86, KM 102, KM 130, dan KM 166 arah Cirebon, serta KM 164, KM 130, dan KM 101 arah Jakarta.
Selain itu, disiapkan pula satu rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik.
Setiap rest area dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari SPBU modular, SPKLU untuk kendaraan listrik, toilet, mushola, area parkir, hingga beragam pilihan kuliner bagi para pemudik yang ingin beristirahat.
Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, ASTRA Infra juga menyiagakan ratusan petugas yang dilengkapi armada patroli, derek, rescue, hingga ambulans. Selain itu, pemantauan lalu lintas dilakukan melalui ratusan CCTV terintegrasi yang terhubung dengan pusat kendali lalu lintas selama 24 jam.
Perusahaan juga berkoordinasi dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow di jalur Tol Cipali.
Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan pembatasan kendaraan angkutan barang selama masa mudik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut berlaku mulai 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB di sejumlah ruas tol, termasuk Tol Cikopo–Palimanan.
Pembatasan tersebut diberlakukan untuk mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan atau gandengan, serta kendaraan pengangkut hasil galian, tambang, dan bahan bangunan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, ASTRA Infra berharap perjalanan mudik melalui Tol Cipali dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.





