Ragam

Berkah Libur Lebaran, Pedagang Nanas Subang Ketiban Rezeki Berlipat

×

Berkah Libur Lebaran, Pedagang Nanas Subang Ketiban Rezeki Berlipat

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com — Libur panjang Lebaran benar-benar membawa berkah bagi para pedagang nanas di wilayah Subang Selatan. Di tengah ramainya arus wisatawan yang memadati jalur wisata, penjualan nanas melonjak drastis hingga 10 kali lipat dibanding hari biasa.

Sejak pagi hingga sore, deretan pedagang tampak memenuhi sisi jalan mulai dari perbatasan Bandung Barat–Subang, kawasan Ciater, Jalan Cagak, hingga Jalur Cijambe. Lapak-lapak sederhana itu berubah menjadi titik singgah favorit wisatawan yang hendak membawa pulang oleh-oleh khas Subang.

Aroma segar nanas yang menguar di sepanjang jalan seakan menjadi penanda khas kawasan ini. Tak sedikit kendaraan yang sengaja menepi, sekadar membeli buah segar berwarna kuning cerah yang dikenal manis dan berair.

Subang Selatan memang sudah lama dikenal sebagai kawasan wisata unggulan. Udara sejuk pegunungan dan panorama alam yang asri membuat wilayah ini selalu ramai, terlebih saat musim libur panjang seperti Lebaran.

Salah seorang wisatawan asal Tangerang, Banten, Sahrani, mengaku selalu menyempatkan diri membeli nanas setiap kali melintas di jalur ini.

“Dari Tangkuban Perahu mau pulang ke Serang, sekalian beli oleh-oleh. Beli nanas, kerupuk, nanti juga beli tapai. Setiap ke sini pasti beli nanas. Lumayan ramai, kami juga datang satu rombongan satu bus,” ujarnya.

Di sisi lain, para pedagang merasakan lonjakan penjualan yang sangat signifikan. Ade, salah satu pedagang nanas, menyebutkan bahwa dalam sehari ia bisa menjual hingga beberapa kuintal nanas.

“Alhamdulillah, jualan lancar, banyak pembeli. Sehari bisa empat sampai lima kuintal, bahkan lebih. Kalau hari biasa paling satu kuintal, itu juga biasanya akhir pekan saja. Saat libur Lebaran ini meningkat drastis,” katanya.

Harga nanas pun relatif terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000 per buah. Bahkan, pedagang menawarkan paket hemat seperti tiga buah seharga Rp50.000, yang banyak diburu wisatawan.

Menariknya, nanas dengan harga paling ekonomis justru menjadi primadona. Wisatawan cenderung membeli dalam jumlah banyak, baik untuk konsumsi sendiri maupun dibagikan kepada keluarga dan kerabat.

Tak hanya buah segar, ragam olahan nanas juga ikut laris manis. Mulai dari dodol nanas, keripik nanas, hingga cokelat nanas menjadi pilihan alternatif oleh-oleh khas yang tak kalah diminati.

Momentum libur Lebaran ini seolah menjadi “musim panen” kedua bagi para pedagang. Di tengah padatnya arus wisata, manisnya nanas Subang tak hanya memanjakan lidah wisatawan, tetapi juga menghadirkan rezeki berlimpah bagi para pelaku usaha lokal.