Ragam

Sering Sepi dan Cemas di Usia Senja? Ini Kunci Masa Tua Harus Bahagia versi RSUD Subang

×

Sering Sepi dan Cemas di Usia Senja? Ini Kunci Masa Tua Harus Bahagia versi RSUD Subang

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan pada usia lanjut. Direktur RSUD Subang, dr. Ahmad Nasuhi, mengingatkan bahwa kondisi psikologis lansia sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup secara keseluruhan.

Menurut dr. Ahmad Nasuhi, memasuki usia senja, seseorang akan menghadapi berbagai perubahan signifikan, baik secara fisik maupun sosial. Mulai dari masa pensiun, kehilangan pasangan atau kerabat, hingga menurunnya kemampuan tubuh, yang dapat memicu rasa kesepian, kecemasan, bahkan depresi.

“Banyak orang fokus pada kesehatan fisik lansia, padahal kesehatan mental sama pentingnya. Lansia yang bahagia cenderung memiliki kondisi fisik yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan keluarga untuk menjaga kesehatan mental orang tua atau lansia di rumah. Salah satunya adalah menjaga komunikasi yang hangat dan rutin.

“Kehadiran keluarga itu sangat berarti. Luangkan waktu untuk mengobrol, dengarkan cerita mereka, itu sudah menjadi ‘obat’ yang sangat ampuh,” katanya.

Selain itu, lansia juga dianjurkan untuk tetap aktif melakukan kegiatan ringan seperti berjalan santai, berkebun, atau menjalani hobi yang disukai agar pikiran tetap segar.

“Jangan biarkan lansia hanya diam di rumah tanpa aktivitas. Kegiatan ringan bisa membantu menjaga suasana hati tetap stabil,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya pola istirahat yang cukup, karena kualitas tidur sangat memengaruhi kondisi emosional. Tidak kalah penting, lansia perlu didorong untuk terbuka dalam mengungkapkan perasaan agar tidak memendam beban pikiran.

Lebih lanjut, dr. Ahmad Nasuhi mengingatkan keluarga untuk peka terhadap perubahan perilaku pada lansia. Jika mulai muncul tanda-tanda seperti sedih berkepanjangan, sulit tidur, kehilangan minat, atau perubahan nafsu makan, hal tersebut perlu segera ditindaklanjuti.

“Jika ada gejala yang mengarah pada gangguan mental, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional,” tegasnya.

RSUD Subang sendiri menyediakan layanan Poliklinik Psikologi untuk konsultasi awal, serta Poliklinik Kesehatan Jiwa bagi penanganan lebih lanjut. Sementara untuk lansia dengan kondisi fisik khusus, tersedia juga layanan Poliklinik Geriatri.

Di akhir, ia menegaskan bahwa masa tua seharusnya menjadi masa yang tenang dan membahagiakan.

“Lansia bukan untuk merasa sendiri. Mereka harus tetap merasa dihargai, dicintai, dan diperhatikan,” pungkasnya.