Wisata

Fave+ Hotel Pamanukan Subang Bidik Pasar Patimban hingga Staycation Keluarga

×

Fave+ Hotel Pamanukan Subang Bidik Pasar Patimban hingga Staycation Keluarga

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Rebranding menjadi Fave+ Hotel Pamanukan bukan sekadar pergantian nama. Transformasi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab meningkatnya kebutuhan akomodasi di wilayah utara Kabupaten Subang yang terus berkembang, terutama seiring hadirnya proyek strategis nasional Pelabuhan Internasional Patimban.

Director of Bangun Sejahtera Lestari, Vivia Setiawan, mengatakan proyek Pelabuhan Patimban masih menjadi salah satu pasar utama bagi Fave+ Hotel Pamanukan. Banyak tamu yang menginap merupakan pekerja, mitra, maupun pelaku usaha yang memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut.

“Patimban memang masih menjadi salah satu target market kami karena banyak tamu yang berkaitan dengan proyek tersebut,” ujar Vivia saat peluncuran rebranding Fave+ Hotel Pamanukan di Jalan M. Tjetje Dzakaria No. 92, Pamanukan, Kabupaten Subang.

Meski demikian, pihaknya tidak hanya mengandalkan pasar bisnis. Fave+ Hotel Pamanukan juga menyasar pemudik yang melintasi jalur Pantura menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur untuk beristirahat, tamu dengan keperluan bisnis di Subang dan sekitarnya, hingga masyarakat yang ingin menikmati liburan singkat atau staycation.

Menurut Vivia, konsep hotel yang lebih ramah keluarga menjadi salah satu nilai tambah setelah rebranding. Untuk mendukung kenyamanan tamu yang membawa anak, hotel menyediakan berbagai fasilitas, termasuk area bermain ball pool yang dapat dinikmati keluarga.

“Kami ingin hotel ini tidak hanya menjadi pilihan bagi pelaku bisnis, tetapi juga menjadi destinasi yang nyaman untuk keluarga dan masyarakat yang ingin staycation,” katanya.

Vivia mengungkapkan optimisme terhadap prospek bisnis hotel di kawasan Pamanukan. Ia menilai pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Subang terus menunjukkan perkembangan positif, sehingga kebutuhan akan akomodasi berkualitas juga semakin meningkat.

Optimisme tersebut didukung oleh tren okupansi hotel yang terus mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir. Jika sebelumnya tingkat hunian hanya ramai pada periode tertentu, kini okupansi relatif stabil hampir setiap bulan.

Bahkan, saat aktivitas pembangunan Pelabuhan Patimban berlangsung secara masif, tingkat okupansi Fave+ Hotel Pamanukan sempat mencapai kisaran 90 persen.

“Perkembangannya sangat positif. Dalam empat tahun terakhir, okupansi terus meningkat dan kini jauh lebih stabil dibanding sebelumnya,” ungkapnya.

Melalui transformasi menjadi Fave+ Hotel Pamanukan dengan peningkatan fasilitas dan layanan yang lebih modern, manajemen berharap hotel ini dapat terus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, serta kebutuhan akomodasi di Kabupaten Subang, khususnya di kawasan utara yang tengah berkembang pesat.