SUBANG, TINTAHIJAU.com – Sebanyak 160 mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi diterjunkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Tahun 2026 di Kabupaten Subang. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Subang, Senin (6/7/2026).
KKNT Inovasi IPB Tahun 2026 mengusung tema “Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience”, yang dinilai selaras dengan karakteristik Kabupaten Subang sebagai daerah dengan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga kawasan pesisir.
Program ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan warga di lokasi pengabdian.
Wakil Dekan Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika IPB, Prof. Anang Kurnia, S.Si., M.Si., mengatakan sebanyak 160 mahasiswa akan melaksanakan KKNT di empat kecamatan, yakni Kecamatan Ciater, Kasomalang, Cikaum, dan Patokbeusi.
“Kami menyerahkan mahasiswa KKNT IPB Tahun 2026 dengan jumlah 160 mahasiswa,” ujarnya.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan.
Menurutnya, kegiatan KKNT bukan hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami berbagai persoalan dan potensi daerah secara langsung.
“Harapan kami, program yang dilaksanakan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” katanya.
Prof. Anang juga berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut sebagai wadah belajar sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Manfaatkanlah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Ini merupakan sarana latihan untuk benar-benar berinteraksi bersama masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Subang, Agus Masykur atau yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan apresiasi kepada IPB yang kembali mempercayai Kabupaten Subang sebagai lokasi pelaksanaan KKNT Inovasi Tahun 2026.
Menurutnya, kehadiran para mahasiswa menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Merupakan kehormatan sekaligus kesempatan yang sangat berharga bagi Kabupaten Subang untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kang Akur juga meminta para mahasiswa menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap proses pengabdian, sekaligus menggali berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan melalui inovasi.
Ia berharap berbagai ide dan solusi yang lahir selama pelaksanaan KKNT mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Subang.
“Jadikan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjalankan tugas dan menggali potensi lokal, apa saja potensinya yang dapat dikembangkan dan inovasi apa yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi tersebut,” katanya.
Di akhir sambutannya, Kang Akur berharap pelaksanaan KKNT Inovasi IPB Tahun 2026 berjalan lancar serta menghasilkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan mahasiswa KKNT Inovasi IPB Tahun 2026 antara Prof. Anang Kurnia dan Wakil Bupati Subang sebagai bentuk komitmen sinergi antara IPB dan Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, unggul, kompetitif, dan berkelanjutan.
Acara turut dihadiri Kepala Bapperida Kabupaten Subang, para dosen pembimbing, serta seluruh peserta KKNT Inovasi IPB Tahun 2026.





