SUBANG, TINTAHIJAU.com -Puasa Ramadan tidak hanya menguji kesabaran dan ketaqwaan umat Muslim, tetapi juga menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan suami istri dalam menjaga keintiman hubungan mereka.
Waktu yang terbatas dan larangan melakukan hubungan intim selama berpuasa dapat menghasilkan ketegangan dalam hubungan, namun, penting untuk tidak mengabaikan aspek ini dari kehidupan pernikahan.
Menyiasati situasi ini dapat dilakukan dengan membuat jadwal khusus untuk hubungan seksual. Meskipun mungkin terdengar kurang romantis pada awalnya, perencanaan ini sebenarnya dapat memperkuat ikatan antara suami dan istri.
Menurut dr. Kelly Casperson, seorang ahli urologi bersertifikat, merencanakan hubungan intim dapat mengurangi tekanan stres dan meningkatkan antusiasme dalam hubungan.
Strategi ini bisa diterapkan oleh pasangan yang telah lama menikah maupun yang baru menapaki bahtera rumah tangga. Dengan menetapkan jadwal yang tepat dan memprioritaskan waktu, peluang untuk menjaga keintiman tetap terjaga di tengah kesibukan Ramadan akan meningkat.
Dr. Rena Malik, seorang dokter dan pendidik seks, menambahkan bahwa pendekatan ini juga bisa sangat menarik bagi pasangan wanita, terutama karena keinginan spontan tidak selalu muncul setiap saat dan sering kali membutuhkan usaha.
Dalam konteks Ramadan, memilih waktu yang tepat untuk berhubungan intim menjadi penting. Misalnya, setelah melaksanakan salat Tarawih atau sebelum menyantap sahur. Bahkan saat waktu sangat sempit, “seks kilat” sebelum sahur bisa menjadi pilihan yang tepat.
Selain memperkuat ikatan emosional dan fisik, rutin melakukan hubungan seksual dengan pasangan dapat membawa dampak positif pada harga diri, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk merasa bahagia, seperti yang dikatakan oleh psikolog Kia-Rai Prewitt.
Untuk menjadikan momen intim lebih istimewa, persiapkan diri dengan memperhatikan detail-detail kecil seperti menggunakan parfum, lingerie, atau hal-hal unik lainnya. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan keintiman, tetapi juga menciptakan antusiasme yang selalu dinantikan oleh kedua belah pihak.
Dalam kesibukan Ramadan, menjaga keintiman dalam hubungan suami istri memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan perencanaan yang matang dan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan ini, pasangan dapat tetap menjaga keharmonisan dan kebahagiaan dalam pernikahan mereka, sekaligus merayakan kekayaan spiritual bulan yang penuh berkah ini.





