Ragam

Ramai di Medsos Terkait Bahaya Menggerus Obat Tablet, Begini Penjelasan Pakar

×

Ramai di Medsos Terkait Bahaya Menggerus Obat Tablet, Begini Penjelasan Pakar

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Pada beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan oleh perdebatan seputar cara mengonsumsi obat tablet, apakah langsung diminum atau digerus. Pendapat yang beragam pun muncul, ada yang menganggap bahwa menggerus obat tablet adalah hal yang wajar dilakukan ketika sulit menelan obat padat.

Namun, pandangan lain menyatakan bahwa menggerus obat tablet tanpa konsultasi dokter bisa membawa risiko bagi kesehatan tubuh. Lalu, apa efek yang mungkin timbul jika mengonsumsi obat secara sembarangan dengan cara digerus?

Menurut pakar farmasi dari Universitas Gadjah Mada, Profesor Zullies Ikawati, beberapa jenis obat padat dirancang khusus untuk dilepaskan secara perlahan dalam tubuh atau yang dikenal dengan istilah “extended release”. Jika obat jenis ini digerus dan dikonsumsi, dapat meningkatkan risiko overdosis.

“Obat yang dirancang untuk dilepaskan secara perlahan, jika digerus akan membuat dosisnya menjadi terlalu tinggi dan berpotensi menyebabkan overdosis. Hal ini karena obat yang seharusnya dilepaskan secara bertahap menjadi terabsorpsi secara langsung,” ujar Profesor Zullies dalam wawancara dengan detikcom.

“Overdosisnya dapat bervariasi tergantung jenis obatnya. Misalnya, overdosis pada obat gula dapat menurunkan kadar gula darah menjadi hipoglikemia, sedangkan pada obat tensi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang signifikan,” tambahnya.

Profesor Zullies juga mengingatkan tentang obat dengan salut enterik yang dirancang untuk dilepaskan secara bertahap di dalam tubuh. Jika obat ini digerus, dapat berdampak pada kesehatan lambung atau menurunkan efektivitas obat.

“Salut enterik dirancang agar obat tidak langsung dilepaskan dan diserap oleh tubuh. Jika obat ini digerus, dapat menimbulkan masalah pada lambung, baik dengan mengurai obat oleh asam lambung atau memengaruhi kesehatan lambung secara langsung,” jelasnya.

Untuk memastikan apakah obat dapat digerus atau tidak, Profesor Zullies menyarankan untuk berkonsultasi langsung dengan apoteker. Jika sulit menelan obat dalam bentuk tablet, beberapa jenis obat memiliki alternatif dalam bentuk sirup, namun dosisnya tetap harus disesuaikan.

“Dalam kasus kesulitan menelan obat tablet, dapat dipertimbangkan untuk mengonsumsi obat dalam bentuk sirup. Meskipun umumnya disarankan untuk anak-anak, namun juga tersedia sirup untuk dewasa dengan penyesuaian dosis yang tepat,” paparnya.

“Selain itu, jika tablet masih dapat digerus sesuai formulasi dan sediaan, maka penggunaan dalam bentuk puyer juga merupakan alternatif yang aman,” tambahnya.