Ragam

Penderita Sakit Ginjal Dilarang Konsumsi Makanan Ini, Bisa Memperburuk Kondisi Ginjal

×

Penderita Sakit Ginjal Dilarang Konsumsi Makanan Ini, Bisa Memperburuk Kondisi Ginjal

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Penyakit ginjal adalah kondisi medis serius di mana ginjal tidak lagi mampu berfungsi dengan baik untuk menyaring darah dan membuang limbah dari tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius, sehingga pengelolaan yang tepat sangat diperlukan.

Salah satu cara penting dalam mengelola penyakit ginjal adalah dengan mengikuti pola makan yang sehat dan menghindari jenis makanan tertentu yang dapat memperburuk kondisi.

Menurut Healthline, kebanyakan penderita penyakit ginjal tidak mampu membuang kelebihan zat seperti natrium, kalium, dan fosfor secara memadai. Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung zat-zat tersebut dan perlu dihindari oleh penderita penyakit ginjal.

1. Makanan Kaleng

Makanan kaleng umumnya mengandung banyak pengawet yang berasal dari natrium, yang tidak baik bagi penderita penyakit ginjal. Bila terpaksa mengonsumsi makanan kaleng, disarankan untuk membilas dan mengeringkannya terlebih dahulu. Penelitian menunjukkan bahwa membilas dan mengeringkan makanan kaleng dapat mengurangi kandungan natrium hingga 33-80%, tergantung pada jenis produk.

2. Daging Olahan

Daging olahan, seperti daging yang diasinkan, dikeringkan, atau diawetkan, perlu dihindari karena mengandung banyak natrium dan pengawet yang dapat memperburuk kondisi ginjal. Selain itu, daging olahan juga tinggi protein yang dapat menyebabkan penumpukan limbah protein dalam darah.

3. Alpukat

Alpukat kaya akan kalium, dengan satu buah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 690 mg kalium. Karena tingginya kandungan kalium, alpukat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal.

4. Nasi Merah

Meskipun dianggap lebih sehat, nasi merah kaya akan kalium dan fosfor. Satu cangkir nasi merah matang mengandung 150 mg fosfor dan 154 mg kalium, jauh lebih tinggi dibandingkan nasi putih yang hanya mengandung 69 mg fosfor dan 54 mg kalium per cangkir.

5. Roti Gandum Utuh

Roti gandum utuh juga memiliki kandungan fosfor dan kalium yang cukup tinggi. Satu porsi roti gandum utuh mengandung sekitar 57 mg fosfor dan 69 mg kalium. Sebagai perbandingan, roti tawar hanya mengandung 28 mg fosfor dan kalium. Selain itu, banyak produk roti juga mengandung natrium yang relatif tinggi.

6. Susu

Susu merupakan sumber alami fosfor dan kalium. Dalam 1 cangkir (240 ml) susu murni terkandung 222 mg fosfor dan 349 mg kalium. Konsumsi terlalu banyak susu dapat merusak kesehatan tulang pada penderita penyakit ginjal karena dapat menyebabkan penumpukan fosfor dalam darah, yang menarik kalsium dari tulang. Susu almond bisa menjadi alternatif karena memiliki kandungan kalium, fosfor, dan protein yang lebih rendah.

7. Pisang

Pisang dikenal sebagai buah yang kaya akan kalium. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, sehingga perlu dihindari oleh penderita penyakit ginjal.

8. Kentang dan Ubi Jalar

Kentang dan ubi jalar juga tinggi kalium. Satu kentang panggang berukuran sedang mengandung sekitar 610 mg kalium, sedangkan satu ubi jalar panggang berukuran rata-rata mengandung 541 mg kalium. Memotong dan merebus kentang atau ubi jalar dapat mengurangi kandungan kalium hingga sekitar 50%, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya.

9. Tomat

Tomat mengandung kalium yang tinggi dan sering digunakan dalam berbagai hidangan, termasuk saus tomat. Satu cangkir saus tomat bisa mengandung lebih dari 900 mg kalium. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa label nutrisi pada produk makanan untuk mengetahui kandungan kaliumnya.

Menghindari makanan-makanan tersebut dapat membantu penderita penyakit ginjal untuk mengelola kondisi mereka dengan lebih baik dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk mendukung fungsi ginjal yang optimal.