JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Permasalahan kelebihan berat badan dan obesitas sering kali muncul akibat ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi dalam tubuh. Ketidakseimbangan ini menyebabkan peningkatan jumlah dan ukuran sel lemak yang berlebihan, yang menjadi ciri utama dari kondisi tersebut.
Penyebab Kelebihan Berat Badan dan Obesitas
Penyebab kelebihan berat badan dan obesitas dapat beragam, di antaranya:
- Pola makan yang kurang sehat: Konsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan gula dalam jumlah berlebihan.
- Kurangnya aktivitas fisik: Gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas fisik yang memadai.
- Faktor genetika: Keturunan atau faktor genetik yang mempengaruhi metabolisme tubuh.
- Riwayat keluarga: Adanya anggota keluarga yang memiliki masalah serupa.
- Kurang tidur: Waktu tidur yang tidak mencukupi dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan.
- Penggunaan obat-obatan tertentu: Beberapa obat dapat menyebabkan penambahan berat badan sebagai efek samping.
Mengukur Berat Badan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT)
Untuk mengidentifikasi apakah seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, indeks massa tubuh (IMT) sering digunakan sebagai alat skrining. IMT merupakan perbandingan antara berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter.
Cara Menghitung IMT:
Rumus IMT adalah:
IMT = berat badan (kg) / tinggi badan (m)²
Contoh perhitungan:
Misalnya, jika berat badan Anda 95 kilogram dan tinggi badan 180 sentimeter (1,80 meter), IMT Anda adalah 95 / (1,80)2 = 26,39, yang termasuk dalam kategori kelebihan berat badan.
Jika hasil di bawah 18,5 mengindikasikan berat badan kurang, 18.5 hingga 24.9 mengindikasikan berat badan normal, 25.0 hingga 29.9 mengindikasikan kelebihan berat badan, 30.0 ke atas mengindikasikan obesitas.
Kategori IMT:
- IMT < 18,5: Berat badan kurang
- IMT 18,5 – 24,9: Berat badan normal
- IMT 25,0 – 29,9: Kelebihan berat badan
- IMT ≥ 30,0: Obesitas
Risiko Kesehatan Terkait Obesitas
Kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit kronis, seperti:
- Penyakit jantung
- Diabetes tipe 2
- Kanker
- Masalah kesehatan lainnya
Langkah-langkah Preventif
Untuk mengatasi dan mencegah kelebihan berat badan serta obesitas, langkah-langkah berikut dapat diambil:
- Mengubah pola makan: Konsumsi makanan sehat dengan porsi yang seimbang, serta kurangi asupan kalori berlebih.
- Meningkatkan aktivitas fisik: Lakukan olahraga secara rutin untuk membakar kalori dan menjaga kebugaran tubuh.
- Konsultasi dengan profesional kesehatan: Dapatkan saran dan dukungan dari dokter atau ahli gizi untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Dengan memahami IMT dan interpretasinya, Anda dapat memantau berat badan serta risiko terkait obesitas. Penting untuk mengambil langkah preventif yang tepat guna menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.





