SUBANG, TINTAHIJAU.com – Di bawah ini adalah 14 aneka jenis tempe yang tak hanya berbahan dasar kedelai.
Tempe adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia. Sejak berabad-abad silam, makanan tradisional ini sudah dikenal oleh masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta.
Dalam Manuskrip Serat Centhini, ditemukan bahwa masyarakat Jawa pada abad ke-16 telah mengenal tempe.
Kata tempe disebutkan sebagai hidangan bernama jae santen tempe (sejenis makanan tempe dengan santan) dan kadhele tempe srundengan.
Kini, makanan khas Indonesia ini mendunia, dan makanan hasil fermentasi tersebut dikagumi oleh masyarakat asing.
Adapun 14 aneka jenis tempe selain bahan dasar kedelai adalah sebagai berikut:
- Tempe Bongkrek
Khas Jawa Tengah yang berasal dari ampas kelapa ini memiliki warna hijau tua dan rasa yang gurih.
2. Tempe Gembus atau Menjos
Tempe yang berasal dari ampas tahu dengan rasa yang gurih dan tekstur yang empuk.
3. Tempe Koro Pedang
Tempe khas Yogyakarta ini berasal dari kacang koro. Memiliki bahan baku yang berbeda dengan tempe biasa yang menyebabkan tempe ini memiliki warna cokelat tua.
4. Tempe Kecipir
Kecipir tumbuh subur di daerah Tulungagung sehingga masyarakat sekitar sering memanfaatkan biji kecipir, salah satunya sebagai bahan baku pembuatan tempe.
5. Tempe Kacang Hijau atau Kacang Merah
Rasa dan kandungan gizi dari tempe kacang hijau dan kacang merah tidak berbeda jauh dengan tempe kedelai.
6. Tempe Menjes
Tempe menjes bertekstur kasar karena berasal dari kacang tanah. Rasa dari tempe ini sendiri cenderung hambar bila dibandingkan dengan tempe kedelai.
7. Tempe Lamtoro
Lamtoro atau petai Cina ternyata juga bisa menjadi bahan baku dari tempe. Tempe Lamtoro terkenal di daerah Mojopuro, Wonogiri, dengan nama tempe mlanding.
8. Tempe Lupin
Meskipun kacang lupin merupakan tanaman kacang-kacangan dari Australia, tempe dari kacang lupin justru terkenal di daerah Malang.
9. Tempe Munggur
Tempe Munggur tidak berasal dari kacang-kacangan tetapi berasal dari biji-bijian yaitu biji munggur.
Biji munggur mudah ditemukan di daerah Gunungkidul sehingga beberapa warga di sana sering membuat tempe ini.
10. Tempe Kara Kratok
Tempe kara kratok berasal dari kacang lima yang difermentasikan.
11. Tempe Karet
Tempe ini dapat ditemukan di daerah Sragen. Tempe yang berasal dari biji karet ini memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada tempe kedelai dengan tekstur yang lebih lembut.
12. Tempe Gude
Tempe gude berasal dari kacang gude yang memiliki kandungan gizi yang relatif hampir sama dengan tempe kedelai.
13. Tempe Bungkil
Berasal dari ampas kacang tanah, tempe bungkil memiliki tekstur yang empuk dan gurih.
Tempe ini sangat populer di daerah Jawa Timur dengan sajian tempe bungkil goreng yang berbentuk bulat.
14. Tempe Daun Singkong
Tempe daun singkong merupakan tempe yang dipopulerkan oleh Universitas Andalas Padang. Daun singkong ini dilirik menjadi bahan baku tempe.
Itulah 14 aneka jenis tempe selain berbahan dasar kedelai yang dikutip tintahijau.com dari akun Instagram resmi Direktorat Penganekaragaman Konsumsi Pangan. Senin, (1/7/2024).





