Ragam

Pentingnya Sarapan dan Bekal Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak

×

Pentingnya Sarapan dan Bekal Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Memberikan sarapan dan bekal yang penuh dengan karbohidrat, seperti kombinasi mi instan dan nasi, ternyata dapat membahayakan tumbuh kembang anak. Hal ini terutama berlaku jika makanan tersebut diberikan secara berlebihan tanpa asupan gizi lainnya yang seimbang.

Peran Gizi dalam Tumbuh Kembang Anak

Ahli gizi masyarakat, Dr. Tan Shot Yen, M.Hum, menjelaskan bahwa pemberian makanan yang hanya mencakup karbohidrat sebaiknya dihindari. Anak-anak bukanlah orang dewasa versi mini yang hanya membutuhkan karbohidrat. Mereka masih dalam masa pertumbuhan yang memerlukan asupan gizi yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan optimal.

“Untuk bisa tumbuh, anak tidak bisa hanya mengonsumsi karbohidrat saja. Mereka harus mendapatkan protein yang cukup, sayur dan buah, serta lemak sehat,” tegas Dr. Tan kepada Kompas.com pada Selasa, 9 Juli 2024.

Pentingnya Asupan Protein, Sayur, dan Buah

Dr. Tan mengimbau para orang tua untuk memberikan protein dari makanan utuh dan sehat seperti telur, ayam, dan ikan. Makanan-makanan ini menyediakan nutrisi esensial yang diperlukan oleh tubuh anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Sayur dan buah juga penting karena mengandung serat, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Contoh dari Orang Tua

Namun, upaya ini hanya akan berhasil jika orang tua juga memiliki kebiasaan sarapan dan membawa bekal makanan sehat. Anak-anak cenderung meniru perilaku dan kebiasaan orang tua mereka. Dr. Tan memberikan contoh situasi di mana anak bisa mengalami kebingungan dalam pola makan mereka jika orang tua tidak memberikan contoh yang baik.

“Bayangkan jika anak bangun tidur, bapaknya sudah berangkat kerja dan tidak makan di rumah, sementara ibunya tidak makan karena diet. Anak akan bingung mau bagaimana,” ujar Dr. Tan.

Komposisi Gizi yang Lengkap

Senada dengan Dr. Tan, pakar gizi klinik di RS Pelni Jakarta, Dr. Jovita Amelia, Sp.GK, juga menegaskan pentingnya komposisi gizi yang lengkap bagi tumbuh kembang anak. Bekal makan siang anak sebaiknya tidak hanya terdiri dari karbohidrat saja.

“Sebagai contoh, makan siang anak haruslah makanan dengan komposisi lengkap. Jadi, ada karbohidrat, protein, lemak sehat, dan serat dari sayur,” ujar Dr. Jovita pada Selasa.

Jika anak hanya diberikan makanan penuh karbohidrat, terutama mi instan yang tinggi karbohidrat dan garam, mereka hanya mendapatkan energi saja. Sumber gizi lainnya seperti protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral tidak akan terpenuhi, yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Memberikan sarapan dan bekal yang seimbang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Orang tua perlu memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak mencakup semua kelompok gizi utama: karbohidrat, protein, lemak sehat, sayur, dan buah.

Dengan demikian, anak akan mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh sehat dan kuat. Orang tua juga perlu memberikan contoh dengan menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak dapat meniru kebiasaan baik tersebut.