Megapolitan

Jika Kembali Terpilih, Karna Sobahi Janjikan Pupuk Murah dan Mudah untuk Petani Majalengka

×

Jika Kembali Terpilih, Karna Sobahi Janjikan Pupuk Murah dan Mudah untuk Petani Majalengka

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com Setelah sukses membangun dan menata Majalengka lebih maju dan menggulirkan Program sembako Karna Sobahi (SKS), kini guna memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Majalengka, Calon Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, menggulirkan sebuah program unggulan yang akan menjadi salah satu visi pembangunan 5 tahun kedepan.

Program Pupuk Karna Sobahi (PKS) ini akan menyasar para petani di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka.

Semua program ini bertujuan untuk memastikan petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat ekonomi pedesaan di Majalengka.

Program PKS meliputi :

  1. Program Pupuk Murah

Potongan harga khusus untuk pupuk non-subsidi yang tersedia di desa-desa dan kelurahan, bekerja sama dengan pemerintah pusat dan BUMN.

  1. Koperasi Pupuk Murah

Pembentukan koperasi petani yang akan membeli pupuk dalam jumlah besar dan menjualnya kepada anggota dengan harga lebih rendah.

  1. Voucher Pupuk Murah
    Distribusi voucher subsidi yang dapat digunakan petani untuk membeli pupuk di toko atau distributor terdekat.
  2. Gebyar Diskon Pupuk
    Acara diskon pupuk massal yang diadakan pada awal musim tanam untuk memastikan petani mendapatkan pupuk dengan harga terbaik.
  3. Tukar Gabah dengan Pupuk
    Program barter di mana petani dapat menukarkan sebagian hasil panennya dengan pupuk, mengurangi beban keuangan mereka.

Bupati Majalengka Periode 2018-2023 ini menyadari betul bahwa pupuk merupakan komponen penting dalam keberhasilan pertanian. Namun, masalah ketersediaan dan harga pupuk sering menjadi kendala yang menghambat petani dalam mencapai hasil yang optimal.

Oleh karena itu, melalui Program PKS Karna bertekad untuk memberikan solusi konkret bagi permasalahan ini dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga BUMN dan Pupuk Indonesia.

Kerja Sama Multi-Level untuk Kesejahteraan Petani

Semua program ini dirancang sebagai inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen pemerintah dan perusahaan negara. Menurut dia, dalam menjalankan program ini pemerintah daerah akan bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, dan Pupuk Indonesia untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

“Kami berkomitmen untuk membawa program ini ke setiap pelosok desa dan kelurahan di Majalengka. Program ini bukan hanya soal menurunkan harga pupuk, tapi juga memastikan bahwa petani kita dapat memperoleh pupuk dengan mudah di musim tanam yang krusial ini,”kata Mantan Birokrat yang sudah malang melintang di Pemkab Majalengka ini.

“Melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, kami akan menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dan non-subsidi bagi seluruh petani Majalengka,” tambah pria yang dikenal ramah dan merakyat.

Mendorong Produktivitas Pertanian Melalui Ketersediaan Pupuk

Lebih lanjut, Karna Sobahi menekankan bahwa salah satu tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Majalengka. Dengan memastikan ketersediaan pupuk non-subsidi yang terjangkau, para petani diharapkan dapat memaksimalkan waktu dan sumber daya mereka untuk mencapai hasil panen yang lebih baik.

“Semua program ini adalah upaya kami untuk mendukung produktivitas pertanian yang lebih baik,”katanya.

Ketika petani memiliki akses yang mudah dan harga yang terjangkau untuk pupuk, mereka dapat lebih fokus pada peningkatan hasil panen.
Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Langkah Nyata untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Karna juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan lapangan secara rutin untuk memastikan ketersediaan stok pupuk, baik bersubsidi maupun non-subsidi.

Kunjungan kerja ke wilayah-wilayah sentra pertanian akan menjadi agenda rutin, di mana pemerintah akan langsung berkoordinasi dengan petani dan distributor pupuk untuk mengatasi setiap kendala yang mungkin timbul.

“Kami tidak hanya akan meluncurkan program ini dan kemudian membiarkannya berjalan begitu saja. Pemerintah akan aktif turun ke lapangan, memastikan bahwa stok pupuk tersedia dan program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani. Ini adalah tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa setiap petani di Majalengka merasakan dampak positif dari program ini,” paparnya.

Karna Sobahi juga berharap bahwa melalui program Gebyar Diskon Pupuk, petani dapat terdorong untuk memulai musim tanam lebih awal, sehingga hasil panen bisa lebih maksimal. Dengan strategi ini, petani diharapkan dapat meraih kesuksesan di musim tanam awal tahun dan membawa peningkatan ekonomi bagi keluarga dan komunitas mereka.

Komitmen untuk Masa Depan Pertanian Majalengka

Semua program PKS hanyalah salah satu dari sekian banyak program yang dirancang Karna Sobahi untuk masa depan Majalengka yang lebih baik. Melalui program ini, Karna ingin menunjukkan komitmen nyatanya terhadap para petani, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

“Kami bertekad untuk menjadikan Majalengka sebagai daerah yang mandiri dalam sektor pertanian. Dengan program-program yang tepat dan dukungan penuh dari pemerintah, kita bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan pangan daerah. Ini adalah visi kami untuk Majalengka yang lebih makmur dan sejahtera,” tutup Karna Sobahi dengan penuh optimisme.