SUBANG, TINTAHIJAU.com – Otak adalah pusat kendali tubuh yang berfungsi untuk memproses informasi dan mengirimkan pesan yang mengendalikan segala aktivitas. Seiring bertambahnya usia, otak mengalami perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi memori, fokus, dan ingatan.
Kondisi ini kerap menyebabkan penurunan daya ingat atau pikun. Namun, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mempertajam daya ingat hingga usia lanjut.
Menurut studi dari Harvard Health Publishing yang dikutip oleh Medical News Today, orang yang menjalani gaya hidup sehat dengan kebiasaan tertentu dapat menjaga daya ingat tetap tajam. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat membantu mempertajam daya ingat:
- Minum Air Putih di Pagi Hari
Otak dan sebagian besar organ vital membutuhkan oksigen dan air untuk berfungsi optimal. Dehidrasi, meskipun ringan, dapat mengganggu fungsi otak termasuk daya ingat. Minum air putih di pagi hari membantu menghidrasi otak, meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta mengurangi kesulitan berkonsentrasi yang sering dialami saat tubuh kekurangan cairan. - Meditasi
Meditasi adalah salah satu kebiasaan yang efektif dalam mempertajam daya ingat. Melakukan meditasi di pagi hari sebelum beraktivitas dapat membantu merelaksasi pikiran, meningkatkan fokus, dan mengurangi hormon stres atau kortisol. Dengan berkurangnya stres, otak dapat berfungsi lebih optimal dalam memproses informasi. - Membaca Buku
Membaca buku selama 15 hingga 30 menit di pagi hari dapat menjadi latihan efektif untuk otak. Aktivitas ini merangsang berbagai area otak, membantu membentuk koneksi baru antara neuron, dan meningkatkan kemampuan fokus. Semakin sering kita membaca, semakin baik kemampuan otak dalam menerima dan menyimpan informasi. - Mendapatkan Sinar Matahari Pagi
Paparan sinar matahari pagi memberikan vitamin D yang penting bagi tubuh, termasuk otak. Kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia. Sinar matahari pagi juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang berperan penting dalam menjaga proses kognitif termasuk daya ingat. - Olahraga Ringan
Berolahraga di pagi hari tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan otak. Saat berolahraga, jantung memompa darah lebih cepat, termasuk ke otak, sehingga pasokan oksigen dan nutrisi lebih optimal. Olahraga juga memicu produksi neurotrophin, zat kimia yang berperan dalam pertumbuhan sel-sel saraf baru dan pembentukan koneksi antar sel saraf, yang sangat penting untuk daya ingat.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini, kita dapat menjaga otak tetap sehat dan daya ingat tetap tajam meski usia terus bertambah.





