Pemerintahan

Anggota DPRD Diminta Jangan Takut Kritik Kebijakan Eksekutif untuk Perbaikan Subang

×

Anggota DPRD Diminta Jangan Takut Kritik Kebijakan Eksekutif untuk Perbaikan Subang

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Tahun baru 2025 diharapkan menjadi titik awal perubahan Kabupaten Subang ke arah yang lebih baik. Semangat tahun 2025 ini, diharapkan bisa mewujud dari kerja-kerja pemerintahan.

Pengamat EMPIRIS (Empirium Pegkajian Islam dan Sosial) Subang, Irvan Mulyawan mengatakan, semangat membangun daerah bisa ditandai dengan masing-masing pribadi bertanggung jawab dengan kapasitasnya. Tidak terkecuali para wakil rakyat.

Irvan mendorong, Tiga Fungsi DPRD yang melekat di diri Anggota DPRD Subang itu tidak hanya kuat pada fungsi legislasi yakni membuat peraturan daerah (Perda) dan fungsi Anggaran yaitu membahas dan menyetujui RAPBD.

Tapi, kata Irvan, DPRD juga harus berani mengambil peran sebagai pengawasan, yaitu berwenang mengontrol pelaksanaan Perda, peraturan lainnya, dan kebijakan pemerintah daerah.

“Saya kira DPRD perlu diperkuat lagi dalam hal pengawasan. DPRD jangan takut mengawasi dan mengkritik eksekutif, karena itu bagian dari fungsi kontrol mereja,” kata Irvan.

Dalam konteks ini, DPRD tidak hanya mengambil peran pengawasan itu pada forum resmi seperti sidang paripurna, tapi bisa digunakan jika ditemukan kegiatan eksekutif yang tidak pas atau mendapat aspirasi dari masyarakat.

“Jangan hanya lewat forum paripurna, tapi DPRD harus lebih berani menyentil pemerintah kalo ditemukan ada kerjaan yang gak bener. Namanya juga wakil rakyat, harus bisa merasakan dan menyuarakan yang diwakilinya,” tandasnya

Dengan kritis terhadap pemerintah, Irvan menegaskan, bukan menjadi isyarat tidak harmonis antara eksekutif dan legisatif. Justru, tambahnya, hubungan antara dua lembaga pemerintahan itu akan berdampak jika keduanya mengambil peran dan fungsi masing-masing.

“Kadang ya, ada anggota itu yang khawatir ini itu, takutnya disebut gak harmonis dan lainnya. Kalau semuanya sepakat dan komitmen mereka ada di sana untuk membangun Subang, menjalankan pengawasan jika ujungnya perbaikan, itu jauh lebih penting daripada memupuk kekhawatiran,” pungkasnya