SUBANG, TINTAHIJAU.com – Puasa Ramadan merupakan ibadah yang wajib bagi umat Muslim, namun bagi penderita mag, menjalankan puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Isti Haryani, memberikan beberapa panduan penting agar penderita mag dapat menjalankan puasa dengan lancar selama Ramadan 1446 H/2025.
1. Jangan Lewatkan Sahur dan Berbuka Tepat Waktu
Menjaga jadwal makan sangat penting bagi penderita mag. Dokter Isti menekankan pentingnya sahur dan berbuka tepat waktu agar perut tidak kosong dalam waktu yang lama.
“Pertama, jangan sampai melewatkan waktu makan sahur dan berbuka ketika sudah sampai pada waktunya,” ujar Isti melalui video edukasi Rumah Sakit Akademik UGM.
Berbuka puasa tepat waktu membantu menjaga kestabilan kondisi lambung. Jika lambung dibiarkan kosong lebih dari 12 jam, produksi asam lambung dapat meningkat dan menyebabkan rasa tidak nyaman, perih, mual, atau bahkan muntah.
2. Konsumsi Obat Mag Sesuai Anjuran
Jika diperlukan, penderita mag dapat mengonsumsi obat untuk membantu mengendalikan gejala selama berpuasa. Beberapa jenis obat yang umum digunakan antara lain:
- Antasida: Sebaiknya diminum setelah makan agar efeknya bertahan lebih lama.
- Histamine 2 (H2) blocker dan Proton Pump Inhibitor (PPI): Bisa dikonsumsi sebelum atau setelah makan dengan jeda minimal satu jam jika diminum sebelum makan.
Namun, penting untuk mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter atau apoteker guna memastikan efektivitas dan keamanannya.
3. Makan Perlahan dengan Porsi yang Tepat
Kecepatan dan jumlah makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi kesehatan lambung. Oleh karena itu, penderita mag disarankan untuk makan secara perlahan dan tidak terburu-buru.
Selain itu, porsi makan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh agar sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.
4. Hindari Langsung Tidur setelah Makan
Tidur atau berbaring setelah makan dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, menyebabkan sensasi tidak nyaman di perut. Oleh karena itu, penderita mag sebaiknya memberi jeda waktu antara makan dan tidur agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik.
5. Jauhi Makanan Berminyak dan Pedas
Pemilihan makanan menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan lambung selama berpuasa.
“Hindari makanan-makanan berminyak seperti gorengan, kemudian makanan yang terlalu asam atau pedas, misalnya sambal, dan juga jauhi minuman bersoda serta minuman yang mengandung kafein,” jelas Isti.
Kesimpulan
Berpuasa bagi penderita mag tetap bisa dilakukan dengan menjaga pola makan yang tepat dan menghindari pemicu gangguan lambung. Dengan menerapkan tips dari dokter Isti Haryani, penderita mag dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman dan sehat selama Ramadan. Jika muncul gejala yang mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.





