Pemerintahan

Tegakkan Hukum, Prabowo Naikkan Gaji Hakim Secara Signifikan

×

Tegakkan Hukum, Prabowo Naikkan Gaji Hakim Secara Signifikan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat memberi pidato di hadapan perwakilan Persatuan Parlemen Negara Anggota OKI di Gedung Parlemen, Rabu (14/5/2025) (Foto: tangkapan layar Sekretariat Presiden)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kebijakan kenaikan gaji para hakim bukanlah bentuk pemanjaan, melainkan langkah strategis untuk menegakkan hukum secara adil dan tegas di Tanah Air. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pengukuhan hakim Mahkamah Agung yang digelar di Jakarta pada Kamis, 12 Juni 2025.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa persentase kenaikan gaji hakim mencapai angka tertinggi sebesar 280 persen. Meski demikian, ia menilai jumlah tersebut masih belum cukup mengingat selama 18 tahun terakhir para hakim tidak pernah menerima kenaikan gaji, bahkan sekadar penyesuaian tiga hingga lima persen pun tidak pernah diberikan.

“Saya menganggap bahwa saya tidak keliru. Malah saya sebenarnya masih anggap ini kurang besar,” kata Prabowo, seperti disiarkan melalui Breaking News Kompas TV.

Prabowo menekankan bahwa peningkatan gaji ini bukan untuk memanjakan aparat yudikatif, melainkan sebagai upaya serius membangun sistem hukum yang bersih dan kuat. Ia menyatakan lebih memilih anggaran negara digunakan untuk mendukung integritas aparat hukum ketimbang disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Daripada uang negara dicuri oleh makhluk-makhluk yang nggak jelas itu. Berkali-kali saya kasih peringatan, tapi mungkin orang Indonesia itu kalau dikasih peringatan masih nggak mempan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan optimismenya bahwa dengan hakim-hakim yang kuat, hukum di Indonesia akan bisa ditegakkan secara konsisten. Ia juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat dan pejabat negara untuk patuh terhadap hukum demi kepentingan bersama.

“Saya lihat banyak sekali mereka-mereka dikasih tanggung jawab oleh negara (tapi) menipu negara, bohong kepada atasan, mencuri uang rakyat, menganggap seenaknya. Tapi jangan khawatir, dengan yudikatif yang kuat, dengan penegak hukum yang kuat, saya percaya polisi akan bekerja dengan sebaik-baiknya, TNI mendukung, Kejaksaan, semua bekerja, kita akan tertibkan negara ini,” ujarnya.

Kenaikan Gaji Disesuaikan dengan Golongan

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kenaikan gaji hakim akan diberikan secara bervariasi, tergantung pada golongan. Kenaikan tertinggi diberikan kepada hakim golongan paling junior, namun seluruh hakim akan menerima peningkatan gaji secara signifikan.

“Golongan yang naik tertinggi adalah golongan yang paling junior, paling bawah. Tapi semua hakim akan naik secara signifikan, dan saya monitor terus,” jelasnya.

Presiden juga mengungkapkan rasa prihatinnya ketika mengetahui masih ada hakim yang tinggal di rumah kontrakan karena belum memiliki rumah dinas. Sebagai solusi, pemerintah berencana membangun perumahan secara besar-besaran bagi para aparat penegak hukum.

“Perumahan sudah kita tertibkan, mudah-mudahan segera akan dilaksanakan. Kita besar-besaran akan melakukan pembangunan perumahan,” tutup Prabowo.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah awal pemerintahan Prabowo dalam membenahi sistem hukum nasional dengan memastikan kesejahteraan para penegak hukum sebagai fondasi integritas dan keadilan.