Ragam

Uniknya Lomba Mancing HUT RI di Subang, Bapak-Bapak Berkostum Perempuan!

×

Uniknya Lomba Mancing HUT RI di Subang, Bapak-Bapak Berkostum Perempuan!

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Di tengah peringatan HUT RI ke-80, sebuah pemandangan unik nan menghibur tersaji di Balong Aji Subang (BAS). Pada Minggu, 17 Agustus 2025, puluhan bapak-bapak yang tergabung dalam Komunitas Tukang Mancing Galatama Lele Subang (KTMGL Subang) berkumpul bukan hanya untuk memancing, melainkan juga untuk berdandan. Ya, mereka tampil cantik, bahkan seksi, dengan kostum dan riasan ala perempuan.

​Acara ini, yang menjadi agenda tahunan komunitas, dibuka dengan momen khidmat: seluruh peserta dengan lantang menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil memberi hormat pada Sang Saka Merah Putih. Setelah itu, suasana berubah total. Keceriaan dan gelak tawa langsung pecah saat para pemancing yang berdandan nyentrik ini mulai mengadu nasib dan kelihaian.

​“Ajang ini kami jadikan agenda tahunan karena antusiasme para pemancing dengan gaya berdandan perempuan ini sangat luar biasa,” ujar Ketua Panitia, Alex.

Ia menambahkan bahwa acara ini bukan sekadar lomba, melainkan juga ajang untuk mempererat tali silaturahmi di antara para pemancing galatama lele.

​Shandy Kinoy, yang akrab disapa Haji Imron, menjelaskan bahwa aksi berdandan ini bukan untuk menjatuhkan harga diri. “Ini hanyalah sebuah hiburan dalam rangka peringatan HUT RI ke-80 dan silaturahmi akbar KTMGL Subang,” katanya. Baginya, momen ini adalah bukti kreativitas komunitas dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang berbeda.

​Lomba ini juga dimeriahkan oleh beragam hadiah menarik. Pemenang dengan induk terberat berhak membawa pulang uang pembinaan dan satu ekor domba. Tak hanya itu, hadiah hiburan juga disiapkan untuk kategori peserta terniat, tercantik, dan terunik.

Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk Bang Jhon, pemilik kolam pancing BAS Subang, dan Muhammad Sahid, pemilik kolam pancing Saung Sompi Subang, yang turut menyumbang hadiah.

​Salah satu peserta mengaku sangat terkesan dengan profesionalisme panitia. “Ini adalah salah satu bukti langkah membangun kekeluargaan sesama pecinta hobi mancing,” ujarnya.

Lomba ini membuktikan bahwa di balik hobi memancing, ada semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang begitu erat.