SUBANG, TINTAHIJAU.com – Pariwisata Indonesia terus menunjukkan dinamika yang menarik dari tahun ke tahun.
Didukung kekayaan alam, budaya, hingga perkembangan teknologi, cara orang bepergian kini berubah lebih cepat dari sebelumnya.
Wisatawan tak hanya mencari panorama indah, tetapi juga pengalaman yang autentik, ramah lingkungan, dan selaras dengan gaya hidup modern.
Pergeseran preferensi ini mendorong lahirnya berbagai tren baru yang memengaruhi destinasi, layanan, hingga pola perjalanan di seluruh negeri.
Berikut 6 Tren Pariwisata di Indonesia berdasarkan Buku Indonesia Tourism Outlook 2025 Kemenpar RI.
1. Cultural Immersion
Wisatawan kini lebih banyak mencari pengalaman yang mendalam. Bukan sekedar melihat objek saja, tapi juga berinteraksi dengan masyarakat lokal, memahami budaya, tradisional, dan gaya hidup mereka.
2. Eco-Friendly Tourism
Tren Eco-Friendly Tourism atau pariwisata ramah lingkungan muncul dari kesadaran untuk menjaga kelestarian alam.
Preferensi wisatawan pada Eco Friendly Tourism berpusat pada ketersediaan fasilitas dan aktivitas yang ramah lingkungan.
3. Nature and Adventure-Based Tourism
Eksplorasi alam tetap menjadi daya tarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Meski menjadi motor utama pariwisata, tren wisata alam di Indonesia menunjukkan pergeseran ke arah ekplorasi potensi yang lebih unik dan spesifik seperti susur gua, mendaki gunung, dan lain sebagainya.
4. Culinary and Gastronomy Tourism
Tren Gastro Tourism diprediksi akan terus berkembang sebagai salah satu pilar pariwisata kreatif di Indonesia.
Wisatawan Nusantara lebih menyukai pengalaman kuliner langsung dan autentik, sedangkan wisatawan mancanegara lebih tertarik pada cerita dan makna budaya di balik setiap hidangan.
5. Wellness Tourism
Wisata kebugaran atau welness tourism diproyeksikan terus mengalami pertumbuhan signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan berwisata kini tidak semata-mata dipandang sebagai ajang pelepas penat, tetapi juga sebagai sarana pemulihan diri dan refleksi personal.
6. Bleisure
Bleisure merupakan gabungan perjalanan bisnis dengan rekreasi. Perkembangan bleisure di Indonesia ditopang oleh ekosistem MICE, tren nomadic work-life travel, dan wisata urban. Kota besar seperti Yogyakarta, Denpasar dan Bandung kini menawarkan workation hub dengan fasilitas kerja dan wisata, serta didukung oleh semakin banyaknya resor dan coworking space.
Melihat beragam perubahan dan peluang yang muncul, pariwisata Indonesia terus bergerak menuju arah yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Dengan dukungan semua pihak, Indonesia berpotensi menjadi destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman wisata yang semakin kaya dan relevan bagi wisatawan masa kini.
Sumber: Disparbud Jabar





