JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Aktor senior Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan motor pada Sabtu (29/11/2025) pukul 09.54 WIB. Gary mengembuskan napas terakhir di RS Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, setelah sempat mendapat perawatan intensif.
Kabar duka ini pertama kali mencuat melalui unggahan VJ Alblen Fabe di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Alblen menyampaikan bahwa dirinya baru menerima kabar bahwa Gary telah berpulang usai kecelakaan yang dialami sang aktor.
Perjalanan Karier Lebih dari Dua Dekade
Lahir di Jakarta pada 10 Juli 1973, Muhammad Gary Iskak memulai debut profesionalnya di dunia perfilman lewat film Bintang Jatuh pada tahun 2000. Setahun berselang, ia mulai merambah sinetron dan sejak itu namanya terus menghiasi berbagai produksi televisi, FTV, hingga web series.
Popularitas Gary melejit setelah ia membintangi sejumlah film populer era 2000-an, antara lain:
- 30 Hari Mencari Cinta (2004)
- Ungu Violet (2005)
- D’Bijis (2007) — yang menjadi salah satu peran paling ikoniknya
Seiring kesuksesan itu, wajah Gary semakin sering muncul dalam berbagai proyek film lintas genre, mulai dari drama, romantis, horor, hingga komedi. Ia juga tampil dalam sejumlah video klip lagu populer, yang turut memperluas pengaruhnya di dunia hiburan.
Dalam rentang karier lebih dari 25 tahun, Gary telah membintangi puluhan film, belasan hingga puluhan sinetron dan FTV, serta berbagai web series yang membuatnya tetap relevan di industri hiburan modern.
Perjalanan Hidup yang Tidak Selalu Mulus
Di balik gemerlap kariernya, Gary juga sempat melalui sejumlah masa sulit. Ia pernah tersandung kasus penyalahgunaan narkoba pada 2007, serta menghadapi masalah kesehatan serius di kemudian hari, termasuk hepatitis C dan gangguan fungsi liver. Meski demikian, Gary tetap berupaya mempertahankan kariernya dan terus berkarya di layar kaca maupun layar lebar.
Kepergian yang Meninggalkan Luka Bagi Industri Hiburan
Kepergian Gary Iskak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama artis, dan penggemar. Sosoknya dikenal sebagai aktor yang berdedikasi, fleksibel dalam berbagai genre, serta memiliki kiprah panjang yang ikut mewarnai perkembangan industri film dan televisi Indonesia.
Banyak pihak menyampaikan belasungkawa dan mengenang Gary sebagai figur pekerja keras yang tetap bertahan di dunia hiburan meski menghadapi berbagai tantangan pribadi.
(Redaksi TINTAHIJAU.com mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Gary Iskak. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.)





