Entertainmen

Alami Gangguan Pita Suara, Nadin Amizah Didiagnosis Spasmodic Dysphonia

×

Alami Gangguan Pita Suara, Nadin Amizah Didiagnosis Spasmodic Dysphonia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Penyanyi muda berbakat, Nadin Amizah, membawa kabar mengejutkan terkait kondisi kesehatannya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pelantun lagu “Bertaut” ini mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap spasmodic dysphonia, sebuah gangguan pada otot pita suara yang memengaruhi kualitas suaranya saat berbicara maupun bernyanyi.

Nadin mengaku sempat merasa khawatir karena merasa kemampuan bernyanyinya menurun belakangan ini. Namun, setelah mendapatkan diagnosis medis, penyanyi berusia 25 tahun tersebut justru merasa lega karena akhirnya mengetahui akar permasalahan yang selama ini ia alami.

“Akhirnya menemukan (suspect) diagnosa untuk apa yang aku pikir adalah kemampuan bernyanyiku berkurang, ternyata bukan itu masalah utamanya,” ungkap Nadin dalam keterangannya.

Gejala yang Dialami

Nadin menjelaskan secara rinci beberapa gejala fisik yang ia rasakan akibat kondisi tersebut. Menurutnya, gangguan ini sangat memengaruhi kenyamanannya dalam bekerja. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain:

  • Ketidakstabilan Nada: Suara menjadi mudah selip atau terdengar sumbang (fals).
  • Rasa Sakit Fisik: Leher terasa sangat pegal dan sakit meski baru bernyanyi sebentar atau hanya berbicara dalam durasi lama.
  • Gangguan Teknis: Produksi air liur berlebih yang sulit ditelan saat bernyanyi.
  • Penurunan Rentang Vokal: Vocal range menyempit, di mana nada-nada yang biasanya mudah dicapai kini menjadi sulit atau bahkan mustahil untuk dijangkau.

Fokus pada Pemulihan

Meski tengah menghadapi masalah kesehatan yang cukup serius bagi seorang vokalis, Nadin menegaskan bahwa ia tidak akan berhenti bernyanyi sepenuhnya. Baginya, momen ini adalah titik balik untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri.

“Ini adalah saatnya bagi saya untuk memberikan perhatian dan perawatan yang lebih baik kepada diri sendiri dibandingkan sebelumnya,” tambahnya.

Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Nadin adalah menjalani rehabilitasi berupa terapi wicara (speech therapy) di samping latihan vokal rutin yang sudah ia jalani. Mengingat tuntutan profesi, Nadin menyatakan akan tetap menjalankan jadwal panggungnya secara paralel dengan proses penyembuhan dan pemulihan.