FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Lewat Vlog, Pelajar SD dan SMP di Purwakarta Cetak Prestasi



PURWAKARTA, TINTAHIJAU.COM - Sejumlah pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Purwakarta berhasil mencetak prestasi di tengah pandemi.

Lewat video blog atau vlog, mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Atsa prestasinya itu mereka menerima hdaiah di Aula Tri Bakti, Komplek Dinas Pendidikan Purwakarta, Rabu (25/8).

"Jangan sampai situasi krisis pandemi mematikan daya kreatif, terlebih untuk para siswa. Siswa mesti tetap dipacu kreatifitasnya. Hal tersebut tidak lepas dari peran guru, kepala sekolah, dan tentu saja para orang tua siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto

Menurutnya, lomba vlog yang digelar jajarannya dimaksudkan untuk menstimulasi kreatifitas siswa. Selebihnya, kreatifitas tersebut ditebalkan dengan nilai-nilai kesadaran lingkungan sebagai bagian implementasi kebijakan Tatanen di Bale Atikan yang diinisiasi Disdik Kabupaten Purwakarta.

"Kegiatan ini ditujukan sebagai ikhtiar memacu kreatifitas siswa, lebih khusus pada konteks literasi digital, lingkungan dan budaya. Lalu, kreatifitas tersebut diperkuat dengan nilai-nilai kesadaran lingkungan. Sehingga, para siswa dalam vlognya bisa menjelaskan soal bagaimana hubungan dirinya dengan alam. Lalu, apa yang bisa dilakukan agar alam lestari?" kata Kang Ipung.

Diketahui, lomba vlog ini diikuti ratusan kontestan dari jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat se-Kabupaten Purwakarta. Dari hasil panel juri yang terdiri dari tiga orang, yaitu Nurdin Cahyadi, Rudi Aliruda dan Mohammad Efrizal ditetapkan pemenang dari masing-masing jenjang.

Di tingkat Sekolah Dasar, ada; Athaya Gibran (SDN Tegalwaru) sebagai Juara I, Akhtar Rayyan (SD Al-Manar) sebagai Juara II serta Rifka da Siti (SDN Warungjeruk) sebagai Juara III. Sementara untuk tingkat SMP, para juaranya adalah; Anisa Kartikasari (SMPN2 Wanayasa) sebagai Juara I, Meri Andini (SMPN 1 Darangdan) Juara II dan Rafi Pasha (SMP Al-Muhajirin) sebagai Juara III.

Menutup, Kang Ipung berharap lomba ini bisa bermakna untuk para siswa. Sekurang-kurangnya, berdampak pada sisi kesadaran siswa terhadap lingkungan. "Anak-anak yang merupakan pemegang masa depan berhak untuk bersuara, terlebih urusan lingkungan. Di waktu yang sama, kita orang dewasa yang hidup hari ini dituntut mendengar. Jangan sampai kita mewariskan lingkungan yang rusak untuk anak-anak kita," pungksanya

VIDEO TERKAIT:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Gema Sholawat di Malam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sukasari Subang Allahumma Shalli Alaih https://t.co/aMfg2A4NaP
Merumuskan Pembelaaran IPA Dengan Pendekatan Quranic Socio Science https://t.co/5OXbDrSeKa
Kisah Inspiratif, Pernah Punya Hutang Milyaran dan Jadi Gelandangan Kini Sukses dengan Usaha Skincare https://t.co/3bqMe1lpLq
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter