FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

95 Persen Sekolah Negeri di Subang Gelar Belajar Tatap Muka



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - 95 persen Sekolah Negeri di Kabupaten Subang sudah melaksanakan belajar tatap muka sejak Subang turun ke Level 2.

Kegiatan belajar tatap muka untuk siswa SD sampai SMP sudah digelar sejak Subang turun level dari level 3 menjadi level 2. Namun demikian, pelaksanaan belajar tatap muka ini wajib memberlakukan prokes ketat, seperti hanya diikuti 50 persen di setiap tingkatan kelas.

"95 persen sudah belajar tatap muka, 5 persennya belum bisa melaksanakan karena masih menyiapkan infrastruktur prokes dan sedang rehab,' kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tatang Komara

Dia menegaskan, pelaksanaan belajar tatap muka wajib disesuaikan dengan aturan PPKM Level 2 dari mulai ketersediaan fasilitas prokes, kuota siswa yang masuk hanya 50 persen, guru wajib melakukan vaksin dan lainnya.


BERITA LAINNYA:
Wabup Subang: Sekolah Boleh Belajar Tatap Muka Dengan Prokes Ketat
Khawatir Dampak Buruk Gadget, SDIT Alamy Subang Gelar Belajar Tatap Muka
Nadiem Larang Sekolah Lakukan Belajar Tatap Muka untuk Daerah-daerah Ini




Kepala Dinas Dikbud mengaskan, dari hasil pemantauan dan evaluasi, selama pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka ditemukan dua maslaah di salah satu sekolah  

"Misalnya ketersediaan sarana, seperti cuci tangan tidak perkelas, masih ada dua kelas satu cuci tangan dan tanggung, misalnya karena siswanya dalam satu kelas cuma 20 orang jadi semuanya belajar. Tapi ini sudah kita selesaikan,' paparnya

Selama pelaksanaan belajar tatap muka, Tatang bersyukur tidak ditemukan kasus baru Covid-19 di Sekolah. "Jangan lah jangan sampau ada. Alhadmulillah sampai sekarang masih aman," katanya

Lebih jauh Tatang menerangkan, jika dalam salah satu sekolah terdapat siswa yang terkonfirmasi covid-19, pihaknya menyiapkan skenario dengan langsung mengisolasi siswa.

Sepanjang tidak mengakibatkan penyebaran covid-19 ke sekolah lain, pihaknya belum mengharuskan sekolah untuk libur sementara. "Kalau ada, anaknya dulu kita tangani. Kita lakukan 3 T (testing, tracing dan treament). Kalau ada yang tertular dari si A, misalnya, dan jumlahnya banyak, baru kita liburkan," terangnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dalam 10 Bulan, Pemkab Purwakarta Bertabur Penghargaan https://t.co/CIclG8woX6
Tempati Lahan 15 Hektarem Pesantren Tahfidz - Agrobisnis Bakal Hadir di Desa Cisampih, Subang https://t.co/kpXmNeOuiK
Alami Kenaikan, Penerimaan ZIS di Baznas Subang Capai Rp2.3 Miliar https://t.co/xTKRixDMbG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter