FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Cerita Mistis di Bangunan Tua PLTA Cinangling, Dawuan

 

Bangunan dengan luas sekitar 20x10 meter tersebut berdiri kokoh di sisi jalan yang membelah perkebunan Nusantara VIII. Bangunan itu merupakan PLTA Cinangling yang dibangun sejak tahun 1936. Hingga saat ini kondisi PLTA masih seperti sedia kala. Tidak ada renovasi atau pemugaran besar. Hanya bagian jendela dan cat pada dinding yang terlihat selalu dibenahi.



"Dari dulu bangunan ini nggak pernah dirubah, bentuknya masih asli. Tapi ada beberapa yang udah diperbaiki, seperti jendela, kaca dan cat temboknya. Namun semuanya tetap dipertahankan seperti aslinya," kata salah seorang penjaga PLTA Cinangling, Tarya (60) kepada TINTAHIJAU.com, Minggu (29/12/2013).

Tarya menceritakan, selama dirinya beritgas di PLTA sebagai penjaga, kerap mengalami kejadsian aneh. "Suka merinding mendadak. Kadang-kadang mesinnya suka mati mendadak lalu nyala lagi. Tapi karena udah biasa dan yang jaganya ada tiga orang pershifnya, jadi nggak terlalu takut juga," tuturnya.

Selama bekerja menjaga PLTA tersebut, dirinya bergantian bersama 12 karyawan lainnya. Sistem kerjanya memakai sistem shif. Banyak kejadian janggal yang dialami para penjaga PLTA tersebut, dari mulai merinding sampai tidak bisa tidur karena mesil PTLTA yang tiba-tiba mati, lalu hidup lagi. "Memang benar, kata orang pintar yang sudah kesini. Beneran ini tempat ada penunggunya, tapi mereka semuanya pada baik kok," tuturnya.

Aroma mistis memang sangat terasa kental, apalagi beberapa ruangan terlihat sudah lapuk dimakan usia, hal tersebut semakin mempertegas, bahwa ditempat itu sering terjadi kejanggalan. PLTA Cinangling dulunya itu mengaliri listrik perkebunan Jalupang, Wangunreja, Ciater dan Tambaksari. "Namun karena suatu hal, sekarang PLTA ini hanya mengaliri listrik untuk perkebunan Ciater dan Tambaksari saja," kata pria yang sudah bekerja dari tahun 1991 di PLTA Cinangling itu.

Mesin tua yang masih berfungsi menghasilkan listrik sebesar 2 Mega Watt listrik tersebut terdengar sangat bising. Saat malam suara itu bisa memecah keheningan malam. "Sayamah lebih baik mesin ini berisik, daripada sepi, kalau sepi suka ada suara yang aneh-aneh," tuturnya.

Dibalik cerita mistis yang sering dialami para penjaga, PLTA yang berumur puluhan tahun itu memang menjadi salah satu sumber listrik untuk perkebunan. PLTA Cinangling sangat bergantung pada irigasi Cikopi yang jaraknya sekitar 300 meter dari PLTA, irigasi yang tidak pernah surut tersebut menjadi penggerak turbin PLTA untuk menghasilkan listrik. "PLTA ini sangat tergantung pada irigasi Cikopi, kalau irigasi itu surut ya, otomatis turbinnya berhenti. Tapi sampai saat ini nggak pernah, musim kemaraupun ada terus, walaupun alirannya kecil," terangnya.

Selain Tarya, ada salah satu penjaga yang usianya masih muda, yaitu Tasman (25). Hal serupa pernah dialami Tasman, semenjak dirinya bekerja menjadi penjaga PLTA sejak tahun 2007 banyak kejangalan-kejanggalan yang pernah dia rasakan. "Tapi kalau udah biasamah, nggak apa-apa. Kitakan niatnya kerja, jadi mereka juga nggak bakalan ganggu," kata Tasman.

Tasman juga menceritakan, bahwa selain sering mengalami pristiwa mistis, tapi tempat itu sudah menjadi rumah kedua baginya, karena dia dan 11 pekerja lainnya setiap hari bergantian bekerja menjaga PLTA tersebut. Keunikan bangunannya yang masih dipertahankan seperti aslinya tersebut, membuat PLTA itu sering dikunjungi wisatawan dari Belanda. "Kadang-kadang suka ada bule dari Belanda, mereka itu keturunannya para bos-bos yang dulu tinggal disini, selain dari Belanda banyak juga masyarakat sekitar dan luar kota berwisata kesini, sebulannya adalah 10 sampai 15 orang berkunjung," katanya. [Warlan putra | @warlanputra]



 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Oknum PNS Jualan Hasil Swab PCR Palsu, Ditawarkan Hingga Rp1,5 Juta https://t.co/GYk8Wq56rG
Ahli Gizi Buka Suara Soal Air Rebusan Mie Instan https://t.co/haymzyu6uH
Walau Jadi Lawan, Ternyata Lee Mengidolakan Mohammad Ahsan https://t.co/1sfgN5xGgc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter