FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kendaraan di Subang Sumbang 90% Polusi Udara





Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang, Uteng Hermawan, mengatakan, bahwa memang benar pencemaran udara di Subang, mayoritas diakibatkan polusi kendaraan dan untuk menangulangi hal tersebut pemerintah mewajibkan setiap akan memperpanjang STNK wajib melakukan pengujian emisi gas buang terlebih dahulu.

"Kualitas udara yang semakin menurun, berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat, sehingga berdampak pada mahalnya biaya pengobatan. Karena itu, kita dukung pengajuan emisi gas itu," kata Uteng Hermawan, Senin (13/1/2013).

Berdasarkan Radiogram Kementerian Dalam Negeri Nomor 660/108/SJ tentang Uji Emisi Gas Buang dan Tingkat Kebisingan Tertanggal 3 Januari 2014 yang diterima pihaknya pada Rabu (8/1/2014), setiap perpanjangan STNK kendaraan mensyaratkan dilakukannya pengujian emisi untuk mengurangi tingkat polusi. “Kami mendukung isi Radiogram tersebut, dan akan segera menindaklanjutinya," tuturnya.

Uteng menyebutkan, bahwa sebenarnya uji emisi sudah berlangsung lama sesuai diatur dalam Pasal 210 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, namun selama ini, hal itu belum menjadi syarat bagi perpanjangan STNK kendaraan. "Kalau sekarang harus di uji dulu, kalau nggak dikhawatirkan polusi udara di Subang semakin parah," katanya. [Warlan putra | @warlanputra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kenali Mitos-Mitos Seputar Kontrasepsi yang Tidak Boleh Anda Percaya https://t.co/ipPKujbNKu
Tiga Pejabat Posisi Vital di Lingkungan Pemkab Subang Pensiun https://t.co/4I5brX59KS
Jose Mourinho Kritik Kinerja Wasit Saat Roma Takluk dari Lazio https://t.co/P45dzDT5d6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter