FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Inilah Kabar Sesat Seputar Banjir Subang




Informasi itu disebar melalui broadcaste BBM, pesan singkat (sms), atau jejaring sosial. Yang berhasil dihimpun, kabar sesat dan santer di publik adalah 18 buaya di penangkaran Blanakan lepas dari kandangnya.

Kabar itu dipatahkan setelah didapati konfirmasi pihak pengelola Wana Wisata Penangkaran Buaya, Blanakan, yang menyatakan informasi itu tidak benar dan bohong. Pihak kepolisian bahkan turun tangan dan meminta warga tidak menyebar informasi sesat yang menambah kepanikan warga.

Kabar lain yang membuat publik panik adalah informasi tewasnya 18 orang, 10 orang hanyut dan belum ditemukan serta hanyutnya sejumlah rumah di daerah Pamanukan. Lagi-lagi informasi terbantah. Sebab, camat Pamanukan Bambang Edi Purwanto melansir, hanya ada delapan orang yang dinyatakan meninggal.

Selain dua kabar itu, rumor sesat lain yang muncul di permukaan adalah jembatan sewo di daerah perbatasan Pusakanagara dengan Kabupaten Indramayu ambruk. Informasi itu berkembang kaitannya dengan kemacetan di jalur pantura. Faktanya, kemacetan itu disebabkan jalur pantura di
daerah Pamanukan terendma banjir hingga 1 meter yang berdmapak tidak bisa dilintasi kendaraan. [Annas nashrullah | @annas_th]

 



 



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

HUT Ke-61, BPN Bikin Warga Kabupaten Subang Sumringah https://t.co/mhQwKV6bKA
Terkait Adanya Gangguan di Jaringan IndieHome, Pihak Telkom Akan Beri Kompensasi untuk Pelanggan https://t.co/KGHdDDOF4I
Implementasi Program YESS, SMKN 2 Subang Gelar Pameran Hasil Produksi Siswa https://t.co/69yN6Q946K
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter