5 Makanan Ini Sebabkan Sebagian Orang Alami Alergi dan Gatal-gatal

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Alergi makanan adalah masalah kesehatan yang sering kali dapat memengaruhi siapa saja, bahkan mereka yang sebelumnya tidak memiliki riwayat alergi makanan.

Beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu reaksi alergi yang menghasilkan gejala gatal-gatal dan ketidaknyamanan lainnya.

Jika Anda pernah mengalami gatal-gatal setelah mengonsumsi makanan tertentu, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda alergi terhadap makanan tersebut.

Berikut adalah 5 makanan yang dapat menyebabkan alergi dan gejala gatal-gatal:

1. Roti Gandum

Roti dan produk roti lainnya sering mengandung gandum, yang dapat menjadi pemicu alergi. Alergi gandum umumnya terkait dengan protein yang disebut gliadin, yang ditemukan dalam gluten.

Gejala alergi gandum dapat mencakup ruam, gatal-gatal, atau pembengkakan pada kulit. Beberapa orang yang alergi gandum juga dapat mengalami rasa gatal dan iritasi di mulut dan tenggorokan. Bahkan hanya menghirup debu tepung gandum dapat memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif.

2. Susu Sapi

Alergi terhadap susu sapi adalah salah satu alergi makanan yang paling umum terjadi. Gejalanya dapat berupa ruam kulit yang gatal dan merah. Susu sapi juga dapat menyebabkan urtikaria, yang dikenal dengan istilah gatal-gatal.

Bahkan konsumsi sedikit susu sapi bisa memicu reaksi alergi dalam waktu singkat, dengan gejala seperti muntah, diare, dan pembengkakan wajah. Gejala alergi susu bisa muncul beberapa menit setelah konsumsi atau bahkan beberapa jam hingga berhari-hari kemudian.

3. Tuna dan Jenis Ikan Lainnya

Ikan, termasuk tuna, dapat menjadi pemicu alergi karena mengandung protein tertentu. Alergi ikan dapat muncul ketika seseorang tumbuh dewasa. Gejala alergi ikan termasuk gatal-gatal, ruam, sensasi kesemutan di mulut dan tenggorokan, hingga rasa sakit pada hidung.

Selain tuna, jenis ikan lainnya yang berpotensi menyebabkan alergi meliputi kakap, salmon, dan ikan cod. Hal yang sama berlaku untuk makanan laut lainnya seperti kerang dan krustasea.

4. Telur

Telur adalah makanan umum yang dapat menyebabkan alergi. Saat tubuh terpapar protein telur, sistem kekebalan tubuh dapat mengenali protein tersebut sebagai ancaman dan melepaskan zat-zat inflamasi, yang mengakibatkan reaksi alergi.

Gejala alergi telur meliputi gatal-gatal, eksim, ruam, mual, diare, dan gangguan pencernaan. Alergi telur juga dapat memengaruhi pernapasan dan menyebabkan kesulitan bernapas. Penggunaan antihistamin dapat membantu mengatasi rasa gatal akibat alergi ini.

5. Kedelai

Meskipun termasuk dalam makanan nabati, kedelai juga dapat menyebabkan alergi pada beberapa orang, terutama pada orang dewasa. Alergi kedelai terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menganggap protein dalam kedelai sebagai ancaman dan merespons dengan menciptakan kekebalan terhadapnya.

Gejala alergi kedelai meliputi gatal-gatal, eksim, kram perut, gangguan pencernaan, muntah, dan bahkan pembengkakan. Penting untuk diingat bahwa alergi kedelai tidak hanya terbatas pada kedelai utuh, tetapi juga dapat terjadi akibat konsumsi produk kedelai seperti kecap, tahu, tempe, dan sup miso.

Jika Anda merasa bahwa Anda mungkin memiliki alergi terhadap salah satu makanan ini, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli alergi. Mereka dapat melakukan tes alergi yang diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis dan memberikan panduan tentang bagaimana mengelola alergi makanan Anda dengan baik.

Selalu waspadai gejala alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika Anda merasa perlu.